Tampilkan postingan dengan label Kue Kering 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kue Kering 2014. Tampilkan semua postingan

Kueh Bangket


Di Malaysia dan Singapura, kueh bangket ini merupakan salah satu kue tradisional yang wajib disajikan ketika Tahun Baru Cina. Kalau di Indonesia, kue bangket sepertinya lebih sering disajikan ketika hari raya idul fitri. Saya kurang tahu apakah ketika Tahun Baru Cina, di Indonesia, yang merayakannya wajib menyajikan kue ini atau tidak. Rasanya tidak ya. Entahlah...

Menurut sejarah, kueh bangket itu berkorelasi dengan Belanda. Kata "bangket" itu berarti "banket" dalam bahasa Belanda yang berarti biskuit. Karena Indonesia dulunya jajahan Belanda, jadi wajar jika di Indonesia juga mengenal kue bangket seperti halnya Singapura mengenal kuih bangket dan Malaysia mengenal kuih bangkit. Ketiga negara ini mengenal kue yang sama, resep dan cara pembuatan yang hampir sama.

Resep diambil dari bukunya Sharon Wee - Growing Up In A Nyonya Kitchen: Singapore Recipes from my Mother.

Bahan:
450 gram tepung sagu (bisa juga diganti tepung tapioka)
6 lembar daun pandan, potong tiap helai menjadi 3 bagian
1/2 cup santan kental
170 gram gula halus
2 kuning telur
1 putih telur
1/2 sdt vanila essens
1/4 sdt soda kue (saya ga pake)

Cara Membuat:
- Sangrai tepung sagu dengan daun pandan. Dinginkan.
- Masak santan kental dengan daun pandan. Dinginkan dan buang daun pandannya. (karena saya gunakan santan instan, jadi saya tidak masak santannya)
- Panaskan oven 180 C. Alasi loyang dengan kertas roti.
- Kocok gula halus, kuning telur, dan putih telur hingga tercampur rata. Tambahkan vanila essens, soda kue, dan santan kental. Aduk rata menggunakan spatula. Tambahkan tepung sagu sedikit demi sedikit hingga adonan dapat dibentuk. Keluarkan dari mangkuk, bulatkan adonan, bentuk menjadi adonan yang lebih kecil. Tutup adonan dengan serbet bersih. Ambil satu adonan yang akan dibentuk, dan biarkan adonan yang lain ditutupi dengan serbet.
- Taburi sedikit tepung di meja dan peralatan mencetak kue.
- Ambil adonan kemudian bentuk sesuai yang diinginkan. Lakukan hingga semua adonan habis.
- Panggang di dalam oven kurang lebih 10 menit. Dinginkan kue kemudian masukkan ke wadah tertutup.

Cheese Streusel Cookies


Edisi kue lebaran idul fitri kesembilan. Saking lamanya off ngeblog dikarenakan lebaran sehingga ini pun masih edisi lebaran juga.

Kali ini bikin kue keju lagi. Pilihannya jatuh ke cheese streusel cookies. Streusel itu nama lainnya adalah crumb. Streusel itu adalah butiran-butiran yang dibuat dari tepung terigu dan mentega. Streusel itu juga bisa diaplikasikan ke roti juga sebagai topping. Ke brownies atau cake juga bisa.

Saya baru kali ini tahu ternyata bisa diaplikasikan ke cookies. Mungkin kalau untuk cookies di bagian permukaan cookies bisa diolesi putih telur atau kuning telur baru ditaburi dengan streusel. Yang saya buat ini, permukaan cookiesnya tidak diolesi apapun (sesuai resep). Jadi streuselnya pada berlepasan.

Di resep itu pake sistem potong. Jadi taburi bagian atas cookies dengan streusel baru potong membentuk segitiga. Karena saya ga pede untuk potong memotong, jadi yang saya bikin ini saya pakein cutter segitiga, baru taburi streusel.

Resep diambil dari belakang kemasan Blueband Cake and Cookies. Saya bikin 1 resep streusel bisa diaplikasikan ke 2 resep cookies.

Bahan:
100 gram margarin (saya campur margarin dan mentega)
25 gram gula halus
2 butir kuning telur
50 gram keju parut
20 gram susu bubuk
150 gram tepung terigu protein rendah
10 gram tepung maizena
1/2 sdt baking powder

Bahan Streusel:
25 gram margarin
50 gram tepung terigu
2 sdm keju edam parut (saya gunakan cheddar)

Cara Memasak:
- Kocok mentega dan gula selama 2 menit, tambahkan kuning telur, aduk sampai merata.
- Tambahkan campuran tepung terigu, susu, maizena, dan baking powder. Aduk sampai merata.
- Roll adonan sampai setebal 3mm.
- Untuk pembuatan Streusel: campurkan margarin, tepung, dan keju sampai menjadi butiran kasar. Taburkan diatas adonan.
- Potong adonan berbentuk segitiga. Susun diatas loyang, panggang dalam oven dengan panas 170 C hingga matang.

Blueberry Sagu


Edisi kue lebaran idul fitri kedelapan.

Hihihi.. masih ngupload kue lebaran ini ceritanya. Kue lebarannya belum sempat keuplod semua, keburu lebaran pula. Jadi di hari lebaran ini saya mengucapkan Happy Eid Mubarak. Maafkan salah kata dan khilaf saya ya.

Bikin kukis ini gara-gara Mba Anjas cerita klo resep blueberry sagu yang ada di dusnya cornflakes enak, jadi saya kepengen juga untuk bikin. Selama ini tepung sagu palingan cuma dibikin sagu keju. Nah.. ini cara lain menikmati kue dari sagu, yaitu dengan menambahkan cornflake dan selai blueberry.

Yang agak tricky buat saya itu ketika mau bikin bulatan dan memberikan tambahan adonan di tengahnya ternyata agak sulit. Jadi saya membentuk bulatan dari tengah lalu keluar, kemudian taburi dengan cornflakes, baru pencet bagian tengahnya dengan jari, kasi selai deh di tengahnya. Selai yang saya gunakan itu topping selai botolan yang agak cair. Jadi ketika dipanggang jadi agak melebar. Tapi tetep enak kok.

Resep diambil dari belakang kemasan Nestle Cornflakes.

Bahan:
150 gram margarin (saya campur margarin dan mentega)
100 gram gula bubuk
1 butir telur
300 gram tepung sagu
42 gram susu kental manis / krimer
1/4 sdt esens anggur (saya ga pake)
1/4 sdt vanila bubuk
50 gram cornflake, tumbuk kasar

Topping:
100 gram selai blueberry
100 gram cornflake, tumbuk kasar

Cara Membuat:
- Kocok margarin dan gula bubuk selama 2 menit hingga menjadi krim. Tambahkan telur, susu kental manis, esens anggur, vanila bubuk. Kocok rata.
- Tambahkan tepung sagu dan 50 gram cornflakes, aduk rata menggunakan spatula.
- Tuang adonan ke dalam plastik segitiga dan semprotkan adonan hingga berbentuk lingkaran di atas cornflake hingga setiap kue bersalut cornflake. Letakkan pada loyang yang sudah dilapisi kertas kue. Gunakan adonan ekstra untuk menutup lubang.
- Panggang pada suhu 150 c hingga matang.


Semprit Keju


Edisi kue lebaran idul fitri ketujuh.

Ini adalah kue semprit keju, bukan sagu keju. Kalo sagu keju kan dari tepung sagu. Nah.. yang ini dari tepung terigu. Berminat mencoba?

Oh iya, aslinya semprit keju ini cuma menggunakan spuit bulat lalu diatasnya ditabur keju. Yang saya bikin saya pake spuit bermotif. Awalnya atasnya saya kasi potongan dadu keju. Tapi karena "kurang rame" jadi saya ganti dengan chocochip.

Resep saya ambil dari Tabloid Saji Edisi 298

Bahan:
250 gram margarin (saya gunakan 125 gram margarin dan 125 gram mentega)
175 gram gula tepung
1 butir telur
1 kuning telur
325 gram tepung terigu protein rendah
25 gram maizena
25 gram susu bubuk
1/4 sdt baking powder
100 gram keju cheedar, parut halus, diangin-anginkan
100 gram keju untuk taburan (saya pakai chocochip)

Cara Membuat:
- Kocok margarin dan gula tepung 2 menit sampai lembut. Masukkan telur. Kocok.
- Masukkan tepung terigu, maizena, susu bubuk, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
- Masukkan dalam kantung plastik segitiga. Beri spuit polos di ujungnya.
- Semprot bentuk O di loyang yang dioles tipis margarin. Tabur keju.
- Oven dengan api bawah suhu 140 C selama 25 menit sampai matang.

Green Tea Biscotti


Edisi kue lebaran idul fitri keenam

Dari awal puasa udah kepengen sekali makan biscotti. Udah lama ga bikin soalnya. Jadi kepikiran mau bikin biscotti versi mini biar mirip kukis lebaran. Di rumah pun ada bubuk green tea yang udah beberapa bulan dibeli dan belum pernah dipake akhirnya saya coba-coba aja bikin green tea biscotti

Tapi kok ga seperti yang saya bayangkan ya rasa green tea-nya. Harusnya kukis ini kan warnanya hijau lumut khas green tea. Satu resep ini saya pakai 3 sdt green tea. Apa kurang banyak ya? Terus kukisnya ini harumnya malah mirip teh hijau sariwangi. Bukan seperti harum green tea yang pernah saya kenal. Hmm terlalu harum aja buat saya, dan bukan harum green tea. Apakah green tea yang saya pakai beda ya? Penasaran....

Kukis ini khas biscotti. Teksturnya keras, ada kacangnya. Tapi yang bikin saya agak kecewa itu si green tea.

Resep ini saya modifikasi dari Pistachio Biscotti - Femina. Silakan klik disini untuk melihat resep aslinya Di resep asli menggunakan kacang pistachio dan cheri. Saya hanya gunakan kacang mede dan diberi tambahan bubuk green tea.

Bahan:
200 gram gula pasir
100 gram mentega tawar
3 butir telur ayam
1 sdt ekstrak vanila
200 gram kacang mede, iris tipis

Bahan kering, ayak:
400 gram tepung terigu serbaguna + 3 sdt bubuk green tea, aduk rata
1 sdt baking powder
½ sdt garam

Cara Membuat:
- Kocok gula dan mentega menggunakan mikser berkecepatan sedang hingga pucat dan mengembang.
- Tambahkan telur secara bertahap, sambil terus dikocok hingga rata. Masukkan vanila, kocok aduk rata.
- Masukkan bahan kering, dan kacang mede secara bertahap sambil diaduk lipat menggunakan spatula karet.
- Giling adonan dengan rolling dan cetak dengan cutter. Susun di loyang kue kering yang telah diolesi mentega.
- Panggang dalam oven panas bersuhu 180° C hingga matang dan keemasan (± 25 menit). Keluarkan dan dinginkan.
- Simpan dalam wadah bertutup rapat.

Bacan Grip


Edisi kue lebaran idul fitri kelima

Pernah dengar kue bacan grip? Saya sering makan kukis ini tapi saya baru tahu namanya. Saya biasanya bilang kue abon atau kukis abon. Kue ini sangat familiar di Pontianak. Cetakannya cukup laris setiap tahunnya. Aslinya cetakannya itu dari stainless terus di tengahnya ada kayunya. Nah, kayunya itu yang untuk ngebolongin si kukis supaya bisa diisi abon. Kali ini saya bikin versi cetakan modern pake cetakan oval yang dari Malaysia kode 172. Ciri khas dari kue ini adalah bentuknya wajik, ada tengahnya yang diisi abon, dan disilang dengan potongan keju. Buat yang pernah lebaran di pontianak, pasti familiar dengan kukis ini.

Buat saya, abon di cookies ini kurang nendang. Kurang terasa gitu. Lebih dominan rasa kukernya. Tapi cukuplah buat mengobati kangennya saya.


Resep saya dapat dari Mba Desy Pujiantuty. Ceritanya, tahun lalu saya bikin kukis gulung abon. Sebenarnya pengen bikin kukis dengan gaya wajik ini. Tapi ga ketemu resepnya. Mba Desy yang akhirnya memberikan resep bacan grip yang beliau dapat dari temannya. Terima kasih ya Mba Desy dan Teman. Semoga sharingnya barokah.

Bahan:
100 gram margarin
100 gram mentega
50 gram gula halus
1 kuning telur
1 sdt emplex (saya ga pake)
Terigu secukupnya (saya gunakan 300 gram)
Abon secukupnya (untuk 2 resep, saya beli 100 gram abon masih ada sisanya)
Keju secukupnya, potong korek api

Cara Membuat:
- Kocok margarin, mentega, gula halus, dan telur dengan kecepatan rendah hingga tercampur rata kurang lebih 2 menit.
- Tambahkan terigu, aduk hingga tercampur rata.
- Giling adonan, cetak dengan cutter, tata di loyang, oles dengan kuning telur, beri isian abon, beri keju yang dilintangkan.
- Panggang hingga matang.

Kastengel Cornflake


Edisi kue lebaran idul fitri keempat.

Ini sebenarnya adalah kastengel biasa yang atasnya bukan ditaburi keju tapi ditaburi cornflake. Jadi ada sensasi kriuk ketika kita memakannya. Salah satu variasi menikmati kastengel.

Resep saya ambil dari tabloid saji edisi 298

Bahan:
200 gram margarin
1/4 sdt garam
1 kuning telur
15 gram putih telur
225 gram tepung terigu protein rendah
200 gram keju cheddar, diparut, dianginkan.

Bahan Olesan:
3 kuning telur (saya pakai 2 kuning telur)
1/2 sdt susu cair

Bahan Taburan:
30 gram cornflake, dicincang agak kasar (saya patahkan dengan tangan)

Cara Membuat:
- Kocok margarin dan garam 2 menit. Masukkan telur. Kocok rata.
- Tambahkan tepung terigu sambil diayak dan diaduk rata. Masukan keju. Aduk rata.
- Giling adonan. Potong-potong.
- Oleskan bahan olesan. Taburkan cornflake. Oven dengan api bawah suhu 130 C 45 menit sampai matang.


Nastart Gulung Durian


Edisi kue lebaran idul fitri ketiga

Yuhuu ikutan demam nastart durian. Sebenarnya namanya bukan nastart durian kali ya. Harusnya durtart, kan ga ada nenasnya. Jadi kalau dibuat seperti yang saya buat itu namanya ya durtart gulung.

Karena mau praktis, saya bikin ga pakai selai durian tapi pakai lempok durian. Lempok durian merupakan camilan yang sangat mudah didapatkan di Pontianak. Jadi lempok duriannya saya potong kecil-kecil dan dipadatkan selebar gulungannya. Karena pake lempok durian, jadi ketika dipanggang, lempoknya menjadi agak kering. Nah.. kalau mau bikin versi asli selai durian tapi males bikin selainya bisa pesen dengan Mba Dian M Balqis.

Awalnya saya mau bikin versi bulat-bulat aja seperti nastart durian pada umumnya. Tapi karena liat Mba Ina Moulina Fajrin Isra bikin nastart gulung, saya jadi tertantang mau bikin juga. Karena ini pengalaman pertama saya bikin nastart gulung, alhamdulilah saya bisa dan ternyata ga sesulit yang saya bayangkan. Karena Mba Ina sudah terbiasa bikin nastart gulung, jadi ngegulung pake tangan pun tetep cuantek. Karena saya pemula, kalau langsung pake tangan, motif garisnya sering jelek. Jadi saya gunakan bantuan plastik es batu untuk ngegulung. Tutorial ngegulung nastart ala Mba Ina bisa dilihat disini. Untuk kali ini saya bikin pake motif roll tart yang 216.

Resep kulit nastart pake resepnya NCC Indonesia. Silakan klik disini untuk melihat resep kulit. Kata Mba Ina supaya ketika digulung ga pecah dikurangi takaran tepungnya. Tetapi karena saya gunakan terigu protein rendah, ketika dikurangi malah terlalu lembek. Jadi saya ikuti resep untuk takarannya. Saya bikin 3/4 resep kulit untuk 500 gram lempok durian. Masih ada sisa sedikit untuk kulitnya.

Yang sulit itu sebenarnya menyemir si nastart. Karena saya pakai kuas silikon, kalau mau ngekuasnya dengan rapi malah merusak motif nastartnya. Jadi saya asal aja ketika menyemir. Harap dimaklumi ya...

Kesimpulannya, saya puas dengan hasilnya. Kulit nastartnya langsung lumer di mulut. Berpadu padan dengan lempok durian. Hmm... benar-benar lezatos.

M&M's Cookies


Edisi kue lebaran idul fitri kedua.

Kali ini nyobain bikin cookies pake cokelat M&M's. Kalau dilihat dari beberapa resep yang beredar termasuk resepnya Joy of baking pun cookies ini harusnya bertipe chewy. Karena ini buat lebaran, dan kebanyakan tamu kurang bisa menerima cookies yang chewy, jadi saya ganti base cookiesnya. Base cookiesnya bisa pake adonan cookies apa aja. Jadi kalau ibu-ibu mau pake resep kukis andalannya masing-masing boleh saja.

Yang khas dari cookies M&M's adalah print m khas cokelat M&M's itu. Print m itu harus diletakkan di bagian atas cookies. Jangan khawatir kalau coklat akan luntur. Cokelat M&M's tidak akan luntur ketika dipanggang. Palingan cuma retak aja cokelatnya.

Resep dasarnya saya pake dari kue imperial choco color bukunya Sisca Susanto - Seri Usaha Boga: Kue Kering Modern

Bahan A:
125 gram mentega
50 gram margarine
1/2 sdt garam
1 sdt emplex (saya ga pake)
125 gram gula bubuk
1/4 sdt vanili bubuk

Bahan B:
1 butir telur
100 gram white cooking chocolate, lelehkan.

Bahan C:
1 sdt baking powder
300 gram tepung terigu protein sedang
25 gram susu bubuk
25 gram tepung maizena

Bahan D:
Cokelat M&M's secukupnya (untuk 1 resep saya gunakan kurang lebih 4 bungkus cokelat M&M's kemasan kecil)

Cara Membuat:
- Kocok bahan A sampai mengembang,
- Masukan bahan B, kocok lg sampai rata.
- Beri bahan C, aduk rata dengan spatula. Adonan akan sedikit lembek, tapi masih bisa dicetak.
- Giling adonan hingga ketebalan yang diinginkan, simpan adonan yang sudah dicetak di atas loyang yang sudah dialasi kertas roti. Beri cokelat M&M's dengan tulisan m diatasnya. Tekan pelan hingga menempel ke adonan.
- Panggang dengan temperatur 140 C hingga matang.
- Angkat, dinginkan, simpan dalam toples.

Cheese Ball


Edisi kue lebaran idul fitri yang pertama.

Asyik.. tahun ini ikutan demam cheese ball. Sebenarnya cheese ball ini sama dengan kastengel. Bahkan jika mau menggunakan resep kastengel andalan pun bisa, tinggal dibentuk bulat aja dan namanya pun menjadi cheese ball.

Ketika ncc ada keluarin resep cheese ball, untuk lebaran kali ini saya bikin juga. Tekstur cheese ball ini ngeprul. Langsung lumer ketika ada di dalam mulut. Ngeju sekali. Buat para cheese lovers, recomended deh.

Yang agak tricky itu ketika memanggang. Karena adonannya agak besar jadi ketika memanggang, awalnya saya kira sudah matang karena bagian bawah kue sudah coklat keemasan. Ketika dikeluarin dari oven, taruh di cooling rack, trus dites, eh rupanya belum mateng. Akhirnya susun lagi di loyang dan saya panggang ulang sampai benar-benar matang.

Resep saya ambil dari ncc indonesia.

Bahan:
400 gram margarin (saya gunakan 100 gram margarin + 300 gram mentega)
2 butir kuning telur
150 gram keju edam, parut
150 gram keju cheddar, parut
350 gram tepung terigu
50 gram susu bubuk
100 gram biscuit keju, haluskan, ayak (saya gunakan saltcheese dari roma)
250 gram biscuit keju, haluskan, untuk memanir (saya gunakan saltcheese dari roma)

Cara membuatnya:
- Kocok margarin dan kuning telur selama 5 menit, matikan mikser.
- Masukkan keju edam dan keju cheddar, aduk rata. Masukkan tepung terigu, susu bubuk, dan 100 gr biscuit halus, aduk rata.
- Timbang adonan masing-masing 8 gr, bulatkan. Gulingkan pada biscuit halus. Letakkan pada loyang kue kering. Lakukan pada semua adonan.
- Panggang dalam oven selama 30 menit, pada suhu 160’C, atau hingga matang.
- Angkat, dinginkan, susun dalam toples.

Cookies Empat Warna


Gaya ya namanya cookies empat warna. Hihihi... saya cuma kepengen menantang diri aja bikin cookies ala-ala papan catur. Tapi ini versi sederhananya. Kalau papan catur kan motifnya 4x4. Kalau yang saya buat ini hanya 2x2 aja. Ternyata saya bisa. Sesuatu rasanyaaa.

Oh ya, kenapa dinamakan cookies empat warna?Karena saya belum dapat nama lain untuk kukis ini. Jadi boleh dong ya dikasi nama suka-suka saya.

Cookies ini saya modifikasi dari watermelon cookiesnya ncc. Silakan klik disini untuk melihat versi aslinya. Kelemahan dari pembuatan cookies ini adalah karena cookies ini dipotong panjang baru dilekatkan antara yang satu dengan yang lain, itu membuat kukis mudah patah ketika disatukan. Tapi bisa diakalin kok, pencet aja bagian yang patah tadi hingga tersambung lagi. *ajaran sesat ala saya*

Oh ya ketika memanggang pun harus waspada ya. Kukis ini jadi kurang cantik warnanya jika overbake. Pas saya bikin ini ada satu loyang yang overbake. Overbakenya itu di bagian bawah cookies sudah agak coklat muda. Belum gosong sih, tapi itu membuat warnanya jadi kurang cantik. Jadi kalau yang mau bikin, pastikan bagian bawah kue berwarna kuning keemasan supaya hasilnya bagus.

Bahan A:
200 gram mentega
130 gram gula bubuk
1 sachet susu kental manis
1 sdt vanilla pasta
2 butir kuning telur
1 butir putih telur

Bahan B
350 gram tepung terigu
40 gram tepung maizena
40 gram susu bubuk fullcream

Pewarna makanan secukupnya

Cara membuat:
- Kocok bahan A hingga lembut dan rata, lalu tambahkan bahan B, aduk rata menggunakan spatula hingga tercampur rata.
- Bagi adonan menjadi empat bagian, beri pewarna, aduk rata hingga semua warna tercampur rata.
- Giling adonan setebal 5 mm, potong memanjang (jika memungkinkan, gunakan pegukur sehingga semua potongan sama besarnya), lakukan hingga semua adonan habis.
- Susun adonan membentuk kotak. Olesi tiap bagian yang akan menempel dengan putih telur. Lakukan hingga adonan habis.
- Simpan adonan di dalam kulkas selama 20 menit hingga adonan mengeras.
- Potong-potong setebal 5 mm. Oven hingga matang, lebih kurang 20 menit dengan suhu 130 C.

Almond Crispy Cheese


Gaya ya namanya almond crispy cheese. Maap ya sodara-sodara, ini bukan almond crispy cheese yang terkenal itu. Ini adalah almond crispy cheese abal-abal ala saya. Ini juga bukan edisi kue lebaran atau sample kue. Kue ini saya buatkan khusus untuk kerabat saya yang datang dari Brunai Darussalam. Kue ini sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang kesana.

Jadi si almond crispy cheese abal-abal ini saya bikin dari adonan lidah kucing ncc terus dikasi almond slice dan atasnya ditaburi keju. Nyetaknya pun saya gunakan loyang lidah kucing yang bulat. Karena ada almond slicenya, jadi ga bisa dipakein piping bag. Jadi satu lubang saya masukkan 1/2 sdt adonan. Ternyata ga mau melebar ya ketika dipanggang. Mungkin karena penuh dengan irisan almond makanya adonannya tetap ngumpul di tengah. Tapi percayalah sodara-sodara, kue kering ini benar-benar lezatos.

Resep dasarnya saya modifikasi dari lidah kucing keju ncc.

Bahan :
250 gram mentega
75 cc putih telur
100 gram gula halus
200 gram irisan almond
225 gram tepung terigu
60 gram maizena
50 gr keju parut untuk taburan

Cara Membuat:
- Kocok mentega dan gula hingga mengembang.
- Masukkan putih telur, teruskan mengocok hingga rata.
- Masukkan tepung terigu, maizena, kocok perlahan selama 1 menit hingga rata.
- Masukkan irisan almond, aduk rata.
- Poles loyang dengan mentega, tuang adonan, taburi bagian atasnya dengan keju parut.
- Panggang dengan suhu 150 derajat celcius selama 20 menit atau hingga matang.

Crisp Cashew Chocolate

Kuker ini saya ujicoba lagi dengan variasi lain. Kali ini saya haluskan cincangan kacangnya. Cokelat batangnya pun saya serut halus. Hasilnya lebih enakan crisp cashew yang dulu ketika kacangnya cuma diiris tipis. Yang ini agak kemanisan karena ada tambahan cokelat dan saya lupa mengurangi takaran gula. Ketika kacangnya dihaluskan, sewaktu dipanggang kukernya jadi agak melebar.

Kalau mau buletannya cantik, lebih baik menggunakan cetakan lidah kucing yang bulat. Jadi hasil bentuknya sama ukurannya. Kalau cuma menggunakan loyang kuker biasa, ukurannya tidak akan sama.


Bahan:
2 putih telor (60 gram)
50 gram gula pasir (saran saya dikurangi jadi 25 gram)
40 gram terigu
25 gram margarine, dilelehkan
50 gram almond / mede / kenari, cincang halus (saran saya lebih bagus diiris tipis saja)
50 gram cokelat batang, serut halus
Garam secukupnya
1/2 sdt vanila bubuk (di resep aslinya tidak ada)

Cara Membuat:
- Kocok putih telur, gula pasir, garam, dan vanila sampai berbusa.
- Masukkan terigu, aduk rata. Masukkan margarine cair, mede, dan cokelat serut. Aduk rata.
- Cetak di loyang yang sudah dioles tebal dengan margarin, pipihkan dengan punggung sendok.
- Panggang dengan suhu 150 derajat selama 12 menit, turunkan suhunya menjadi 130 derajat dan panggang selama 6 menit. (karena saya menggunakan otang, jadi saya gunakan suhu rendah, dan saya panggang hingga kecoklatan)

Cookies Havermouth Aroma Lemon


Buat pecinta havermouth, cookies ini boleh dicoba. Berasa makan meringue yang ada havermouthnya. Sayangnya saya ini bukan pecinta havermouth. Pertama digigit enak manis, tetapi setelah itu manisnya hilang, tinggal havermouth dan kulit jeruknya saja yang tersisa dan mesti dikunyah.

Kalau mau bikin mesti ingat ya, jangan memanggangnya terlalu lama, karena putih telur cenderung cepat mengering ketika dioven. Apabila overbake maka putih telur cenderung berasa pahit. Dan ingat, jangan lupa loyang dioles margarin. Ketika ga dioles margarin, maka kukis ga bisa dilepas dari loyang.

Resep diambil dari bukunya Dewi Susilo – Kue Kering Praktis

Bahan:
4 putih telur
½ sdt garam
200 gram gula halus
200 gram havermouth
25 gram tepung maizena
½ sdt rum (saya ga pake)
½ buah jeruk lemon, parut kulitnya.

Cara Membuat:
- Kocok putih telur dan garam sampai mengembang. Masukkan gula sedikit demi sedikit dengan kecepatan lambat sampai kental. Masukkan havermouth sedikit demi sedikit sambil diaduk. Tambahkan tepung maizena, rum, dan kulit jeruk. Aduk rata.
- Masukkan adonan ke dalam plastik segitiga, gunting ujungnya. Semprot adonan sepanjang 7 cm di atas loyang beralas kertas roti dan beroles margarin. Panggang dalam oven yang sudah dipanasi sampai matang. Angkat, biarkan dingin. Simpan dalam stoples tertutup rapat. (loyang tidak saya olesi kertas roti, cuma dioles margarin saja)

Kue Kornet


Ketika bikin cookies cornet, saya jadi terkenang alm ibu saya. Dulu sekali ketika saya masih smp atau sma, ketika mau lebaran saya pernah beli kue kering yang ada kornetnya di salah satu toko roti di Pontianak. Pertama kali beli rasanya enak, terus tahun berikutnya saya beli lagi ditempat yang sama, rasanya beda. Ketika saya lihat di bukunya Demedia ada resep kue kornet, langsung saya cobain.

Rasanya memang belum sama dengan yang pernah saya makan. Cookiesnya enak, tetapi kelemahannya cookies ini sangat rapuh. Diambilnya mesti hati-hati karena kesenggol dikit aja langsung pecah. Tapi ketika dimakan langsung lumer di mulut.

Resep diambil dari bukunya Dewi Susilo – Kue Kering Praktis

Bahan:
275 gram tepung terigu
25 gram tepung maizena
¼ sdt baking powder (saya ga pake)
250 gram mentega
3 kuning telur
50 gram keju parut
200 gram kornet
½ sdt garam
2 kuning telur, untuk olesan

Cara Membuat:
- Campur tepung terigu, maizena, dan baking powder. Ayak, sisihkan.
- Kocok mentega, kuning telur, keju parut, kornet dan garam sampai merata. Masukkan campuran terigu ayak sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai merata. Siapkan loyang beroles margarin dan letakkan 1 sendok makan di atas loyang. (saya timbang @8 gram, bulatkan, taruh di loyang, tekan dengan garpu)
- Oles permukaan kue dengan kuning telur. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 160 C sampai matang. Angkat dan dinginkan. Simpan dalam stoples dan tutup rapat. (saya ga oles dengan kuning telur)


Crisp Cashew Nut


Gara-gara postingan mba Mira di LBT saya jadi semangat mau nyobain juga. Apalagi mendengar komentar teman-teman yang mengatakan bahwa camilan keripik ini lagi in di surabaya. Jadi mesti dicobain dong ya. Aslinya menggunakan kacang almond yang diiris tipis. Tapi saya menggunakan kacang mede karena stok di rumah adanya kacang mede. Kenari atau kacang tanah yang diiris tipis juga bisa digunakan untuk campuran adonan.

Membuatnya ternyata ga sulit kok. Yang agak sedikit butuh trik itu ketika melepaskan kue yang sudah matang dari loyang. Awalnya, saya mencoba melepaskan kue menggunakan sutil dan kuenya pecah. Ketika dicoba dilepaskan dalam keadaan panas pun kuenya juga pecah. Sepengalaman saya membuatnya, kue ini harus dilepaskan dalam keadaan dingin dan cara melepaskan pun bukan dengan sutil (sendok kue) tetapi dengan cara menggeretakkan loyang kukernya sehingga kuenya terlepas dengan sendirinya dari loyang. Mirip seperti kita melepaskan es batu dari cetakan es batu. Jadi tidak bisa membuatnya menggunakan loyang kuker super tebal. Tetapi gunakan loyang kuker yang tebalnya biasa saja sehingga bisa digoyang-goyang. Saya tidak mengoleskan margarin pada loyang. Mungkin jika diolesi margarin, kue akan lebih mudah dilepaskan.

Resep saya contek dari Mba Mira Kusumawati. Mba Mira dapet resep dan instruksi membuatnya dari Youtube. Resep ini aslinya bernama Crisp Almond karena menggunakan kacang almond. Tapi karena saya menggunakan kacang mede, jadi saya namakan Crisp Cashew Nut. Keripik ini beneran enak lo. Apalagi ketika dipanggang vanilanya itu harum sekali. Satu resep ini jadinya ga banyak. Sayangnya kue ini ga tahan lama. Ga sampai sejam udah habis. Di resep aslinya kacangnya ga disangrai, tapi saya sangrai aja di dalam oven. Pas diovenin disempetin nyuci piring, eh.. kacangnya jadi terlalu coklat. Untung belum hangus. Walau ga merubah rasa, tapi kuenya jadi kurang cantik karena kacang yang mencoklat itu.

Bahan:
2 putih telor (60 gram)
50 gram gula pasir
40 gram terigu
25 gram margarine, dilelehkan
100 gram almond / mede / kenari, iris tipis (saya sangrai hingga agak kecoklatan)
Garam secukupnya
1/2 sdt vanila bubuk (di resep aslinya tidak ada)

Cara Membuat:
- Kocok putih telur, gula pasir, garam, dan vanila sampai berbusa.
- Masukkan terigu, aduk rata. Masukkan margarine cair dan almond, aduk rata.
- Cetak di loyang, pipihkan dengan punggung sendok.
- Panggang dengan suhu 150 derajat selama 12 menit, turunkan suhunya menjadi 130 derajat dan panggang selama 6 menit. (karena saya menggunakan otang, jadi saya gunakan suhu rendah, dan saya panggang hingga kecoklatan)

Cheese Oat Biscuits


Baru kali ini saya nyobain bikin kukis keju dipakein oat. Ternyata enak lo. Oatnya udah ga kerasa lagi berkeping-keping, sudah tercampur dengan garingnya keju. Buat yang suka oat atau yang punya banyak stok oat di rumah tapi ga doyan makan oat dicampur susu, ini adalah salah satu cara asyik untuk menikmati oat.

Ketika adonan masih mentah, tekstur oat sangat terlihat karena ketika dicetak, oatnya ga mau kepotong dengan cutter. Jadi bentuk kuenya ga terlalu rapi. Jadi gunakan cutter yang polos saja, jika menggunakan cutter bermotif (apalagi jika tepinya bergerigi), oat yang tidak bisa terpotong akan lebih terlihat jelas.

Resep diambil dari Neil Cooks Grigson. Resep asli menggunakan takaran ounce. Ounce menurut takaran internasional dan belanda beda ya. Kalau takaran internasional 1 ounce = 28,35 gram Karena Indonesia dulunya jajahan belanda, jadi saya konversi resep ini ke dalam ukuran belanda dimana 1 ounce = 100 gram. Jadi inget resep-resep jadul Indonesia pun kebanyakan dihitung pake ons, bukan gram. Resep di bawah ini untuk 1 resep. Saya bikin ½ resep bisa dapat 79 buah kukis persegi seperti di gambar. Bagi yang mau mencoba resepnya dipersilakan untuk memilih mau dikonversi ke gram ala internasional atau belanda.


Bahan:
3 ounces oat
5 ounces tepung terigu
3 ½ ounces salted butter
4 ounces keju cheddar atau parmesan
2 kuning telur
Air secukupnya apabila diperlukan (saya ga pakai)
Garam dan lada secukupnya (saya ga pakai)

Cara Membuat:
- Campur oat, terigu, dan salted butter, aduk hingga tercampur rata.
- Tambahkan keju dan telur, kemudian aduk rata hingga adonan kalis dan dapat dibentuk.
- Tambahkan air sedikit demi sedikit bila adonan dirasa sulit dibentuk.
- Tambahkan garam dan lada.
- Giling tipis adonan kukis, dan cetak dengan menggunakan cutter.
- Pindahkan adonan yang sudah dicetak ke loyang kemudian panggang dengan oven bersuhu 200 C hingga kekuningan (saya gunakan api kecil, sekitar 150 C, panggang hingga matang).
- Apabila sudah matang, pindahkan ke rak pendingin.

Kue Kacang


Kue kacang ini enak sekali. Berasa makan kacang karena kacang yang digunakan sangat banyak. Beda dengan ampyang coklat yang menggunakan gula sangat banyak dan ketika digigit agak keras akibat dari gulanya yang mengeras. Kue kacang ini sangat lembut.

Harusnya kacangnya dicincang halus, tetapi saya cincang menggunakan chopper, jadi ada yang halus dan ada yang masih kasar. Karena kacangnya masih ada yang besar-besar makanya kukis yang saya bikin ini bertekstur sangat rapuh. Kue kacang jadi mudah patah. Disenggol dikit aja langsung patah. Mungkin kalau kacangnya dicincang halus, bakalan lebih padat.

Resep diambil dari bukunya Doddy Pamudji – Kue Kering Renyah Tanpa Mixer. Resep di bawah ini untuk 1 resep, saya bikin 1/2 resep bisa jadi 49 keping kue kacang dengan berat 8 gram perbuah.

Bahan:
75 gram tepung terigu protein rendah
1/2 sdt soda kue
1/2 sdt garam halus
100 gram gula palem
100 gram mentega
1 kuning telur
350 gram kacang tanah kupas, panggang, dan cincang halus (saya gunakan kacang mede)

Cara Membuat:
- Campur dan ayak menjadi satu tepung terigu, soda kue, dan garam, sisihkan.
- Campur mentega dan gula palem, aduk dengan sendok kayu hingga mentega berwarna pucat dan ringan. Masukkan kuning telur, aduk rata. Tambahkan campuran tepung terigu bersama kacang tanah cincang sedikit demi sedikit hingga tercampur rata.
- Giling adonan dengan ketebalan 0,5 mm, cetak dengan ring cutter cookies berbentuk bulan sabit. Susun dan letakkan di dalam Loyang yang telah diolesi dengan sedikit margarine.
- Panggang di dalam oven dengan suhu 160 C selama 20 menit hingga matang. Angkat dan biarkan dingin. (saya timbang tiap adonan 8 gram kemudian saya cetak dengan cookie cutter bulat, saya tekan bagian tengahnya hingga rata)
- Simpan di dalam toples kedap udara.

Sweet Flower Strawberry Cookies


Pengalaman pertama nyobain bikin kukis dengan tepung ketan putih. Ternyata bisa ya walau masih ada sedikit campuran tepung terigunya. Tekstur kukis sangat lembut dan rapuh. Langsung lumer di mulut ketika digigit. Sayangnya strawberrynya ga rapi. Ini percobaan pertama saya pake selai botolan. Kebetulan di rumah cuma ada selai itu. Coba-coba aja saya pake siapa tahu bisa. Ternyata sulit ya mengaplikasikannya. Karena selainya harusnya buat olesan roti, makanya kental dan bertekstur mirip puding. Saya cobain aja ke kukis. Saya kira ketika dibakar selai akan melebar dengan sendirinya mengisi ruang yang kosong di tengahnya. Ternyata ketika dibakar tidak ada pengaruhnya. Selai tetap berada pada posisi semula dan masih dalam kondisi basah.

Bikin kukis ini hanya coba-coba aja. Ketika lagi ada Festival Cap Go Meh di Pontianak, saya datang ke acara tersebut. Ketika jalan-jalan ada outletnya rose brand yang sedang mengadakan promo belanja 30 ribu bisa ikutan cabut undi. Hadiahnya macem-macem, ada kipas angin, magic jar, tv, dispenser, payung, dan produk-produknya Sungai Budi Grup, yang pasti semua undian ada hadiahnya. Namanya emak-emak kan senang mencoba peruntungan kayak gitu. Akhirnya saya belilah produk rose brand. Saya beli tepung beras, tepung ketan, tepung kanji, dan bihun. Ketika cabut undi dapet sabun colek, Alhamdulilah. Pas nyampe rumah ketika bongkar-bongkar belanjaan rupanya diselipin brosur resep dari rose brand. Ada beberapa resep yang pengen saya coba. Nah.. ini percobaan pertama saya.

Resep diambil dari Nila Sari yang ada di Bookletnya Rose Brand. Satu resep bisa dapat 34 buah kukis dengan ukuran kukis kurleb 5 cm.

Bahan:
200 gram tepung ketan
120 gram gula pasir
1 butir telur
1 sdt baking powder
10 gram whey powder (saya ga paham ini apaan, jadi saya ganti dengan susu bubuk)
160 gram mentega
70 gram terigu

Cara Membuat:
- Mentega, telur, gula pasir, baking powder dikocok sampai mengembang.
- Kemudian masukkan tepung ketan, whey powder dan tepung terigu.
- Adonan dibentuk dan tengahnya diberi selai strawberry.
- Panggang dengan temperatur 150 C selama kurleb 30 menit.

Semprit Ketan Hitam


Iseng-iseng kepengen mendayagunakan stok tepung ketan hitam, akhirnya pilihan jatuh ke semprit ketan hitam. Percobaan pertama bikin semprit ketan hitam. Seperti biasa, di tiap gigitan selalu ada sensasi berbulir pasir khas tepung ketan hitam ketika digigit. Jadi makannya harus sering minum biar ga keselek. Makanya saya ga terlalu doyan dengan sesuatu yang menggunakan tepung ketan hitam. Teksturnya itu lo yang bikin ga doyan.

Hati-hati dengan penggunaan tepung sagu. Masukan tepung sagu sedikit demi sedikit hingga dirasa adonan sudah siap dicetak. Saya juga tidak memasukkan tepung sagu sesuai takaran, tetapi saya tidak timbang berapa banyak yang saya gunakan. Yang pasti, saya menggunakan kurang dari 200 gram tepung sagu untuk ½ resep. Tepung ketan hitam yang saya gunakan sesuai takaran resep. Karena tiap merek tepung sagu berbeda kemampuan penyerapan airnya, makanya hentikan penambahan tepung sagu apabila dirasa adonan sudah cukup kalis.

Resep saya ambil dari bukunya Koko Hidayat – Kue Kering Semprit. Resep di bawah ini untuk satu resep. Saya bikin ½ resep bisa dapat kurang lebih 90 kuntum bunga, tergantung besar kecilnya menyepuit.

Bahan:
400 gram tepung sagu kualitas baik, sangrai (saya sangrai dengan daun pandan)
100 gram tepung ketan hitam
1 sdt baking powder (saya tidak gunakan)
100 gram margarin
200 gram gula bubuk
2 kuning telur
20 ml santan kental
100 gram cokelat chip, untuk hiasan (saya gunakan almond slice)

Cara Membuat:
- Ayak tepung sagu, tepung ketan hitam, dan baking powder menjadi satu, sisihkan.
- Kocok margarin dan gula bubuk hingga tercampur. Masukkan kuning telur, kocok kembali hingga tercampur rata dan mengembang.
- Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diselingi dengan campuran tepung sagu, aduk perlahan hingga rata.
- Masukkan adonan ke dalam kantong plastik segitiga yang telah diberi mata spuit bentuk bintang, semprot adonan berbentuk huruf S atau sesuai selera ke dalam loyang yang telah dioles dengan margarin hingga rata. Hias bagian atasnya dengan cokelat chips. (saya dobel kantongnya, satu kantong untuk spuit, satu kantong untuk adonan, kantong segitiga yang isinya adonan akan dimasukkan ke dalam kantong segitiga isi spuit)
- Panggang dalam oven dengan suhu 150 C selama 30 menit hingga kering dan matang. Angkat dan dinginkan.
- Simpan dalam toples kedap udara.