Gulai Belacan

 
Belacan itu sama dengan terasi. Orang melayu bilang terasi itu belacan. Saya baru kali ini bikin gulai belacan. Kalau udang yang dimasak santan sih biasa. Sebenarnya ini sama saja dengan udang masak santan, cuma ditambah terasi dan petai. Rasanya.... tentu enak sekali.

Gulai belacan ini merupakan masakan tradisional khas Provinsi Riau. Lebih bagus memang jika menggunakan udang dengan ukuran yang cukup besar. Karena udang itu jika dimasak kan ciutnya banyak. Udang mentah ukuran aslinya besar, tapi kalau sudah dimasak jadi kecil. Jika udangnya besar, jangan lupa untuk membersihkan perut udang ya. Caranya kupas kulit udang sampai hanya tinggal buntut, kerat memanjang bagian punggung udang mengikuti alur, nanti akan ketemu saluran memanjang yang berwarna hitam, hijau, atau putih. Buang saluran itu. Kadang di bagian itu pun berpasir. Bersihkan di air mengalir.

Resep diambil dari bukunya Yasaboga - Dapur Indonesia

Bahan:
750 gram udang agak besar, buang sebagian moncongnya.
20 buah mata petai
4 butir bawang merah, iris
500 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1 sdt asam jawa yang kental
1 sdm gula merah

Bumbu Halus:
6 buah bawang merah
5 buah cabai merah
5 buah cabai rawit (saya ga pake)
2 sdt terasi matang
1/2 sdt garam

Cara Membuat:
Aduk udang dengan bumbu halus, sisihkan. Tumis irisan bawang merah sampai harum dan kecoklatan dengan 3 sdm minyak goreng. Masukkan udang, aduk sampai air yang keluar dari udang habis. Masukkan petai, air asam, dan gula merah, tuangkan santan. Sambil sesekali diaduk, masak dengan api kecil sampai matang dan kuah agak kental.

Talam Durian (NCC Pangan Lokal Week)

Ikutan event di ncc lagi.


Bulan ini ncc ulang tahun ke 10. Nah.. di usia 1 dasawarsa ini, ncc ada event yaitu NCC Pangan Lokal Week. Jadi partisipan ncc diharapkan untuk membuat makanan yang menggunakan bahan lokal yang ada di Indonesia. Sudah tahu kan kalau sekarang acara-acara di kantor pemerintah diharuskan untuk membuat kue yang berbahan dasar ubi, singkong, sagu, talas, beras, dan bahan-bahan lain yang banyak diproduksi di Indonesia. Jadi para bakul kuenya dituntut untuk lebih kreatif mengolah bahan tersebut. Sebagai bangsa Indonesia, kita itu diwariskan dengan begitu banyaknya olahan non terigu. Makanya mari kita eksplore kue-kue Indonesia. Oh ya, nanti resep yang terpilih akan dibukukan. Dan hasil penjualan buku akan disumbangkan ke Dompet Ummat. Alhamdulilah...


Kali ini saya bikin talam durian. Di pontianak lagi musim durian. Makanya saya ingin berkreasi dengan durian. Setoran pertama untuk NCC, saya bikin kue talam dulu. Kalau dari hasil googling, kebanyakan talam durian berwarna kuning putih. Karena saya mau uji coba daun suji yang saya tanam, jadi saya bikin talam duriannya berwarna hijau putih. Sayang daun sujinya kurang berwarna hijau. Saya cuma pakai 5 lembar daun suji, entah kurang banyak daunnya atau daun sujinya masih muda jadi warnanya muda. Buat yang pengen coba dengan daun suji bisa menambah daun sujinya. Ingat ya hanya daun suji, bukan daun suji dan pandan. Bagi yang tidak punya daun suji bisa menggunakan pewarna makanan warna hijau, ingat ya pewarna makanan warna hijau, bukan pasta pandan. Kalau menggunakan tambahan daun pandan atau pasta pandan, maka rasa dari duriannya sudah tidak original lagi.


Bahan:
150 gram tepung beras
300 cc air
100 gram gula pasir
1/2 sdt garam
250 cc santan kental
100 gram daging durian
50 gram tepung sagu
air daun suji (saya bikin dari 50 ml air + 5 lembar daun suji, diblender, saring, ambil airnya), atau pewarna hijau.

Cara Membuat:
- Panaskan kukusan, beri serbet pada tutup kukusan.
- Masak tepung beras bersama air hingga menjadi bubur tepung, angkat.
- Campur bubur tepung dengan air, gula pasir, garam, dan santan kental, lalu diblender.
- Ambil1/4 bagian adonan yang diblender sisihkan.
- Adonan yang 3/4 diberi tambahan daging durian, tepung sagu, dan air daun suji, blender kembali hingga tercampur rata.
- Olesi cetakan cucing dengan margarin atau minyak, masukkan adonan hijau hingga 3/4 bagian cetakan, kukus selama 10 menit.
- Masukkan adonan putih hingga cetakan penuh, kukus selama 15 menit hingga matang, angkat.
- Setelah benar-benar dingin dan kue talam mengkerut dari cetakan, lepaskan kue dari cetakan. Jika dalam keadaan hangat, talam akan sulit untuk dilepaskan.
- Sajikan.


Mug Cake (LBT#37)


Akhirnya saya bikin juga mug cake.. Pertama kali liat mug cake ini di facebook sekitar 5 tahun yang lalu. Saya lupa diposting oleh siapa. Nah.. sejak itu kepengen bikin juga. Tapi apalah daya ketika kepengen ya hanya sebatas kepengen aja. Mo dibikin ga pernah kesampaian sampai akhirnya saya lupa dengan mug cake. Ketika saya dapet cangkir silikon dari Mamih Indah Murvida, baru keinget dengan mug cake lagi. Hohoho....

Untuk ulang tahun LBT yang ke 4, saya persembahkan mug cake. Tapi mug cakenya ga dihiasi macam2. Saya beri taburan gula halus dengan motif cinta aja. Ini artinya tanda cinta saya kepada LBT, suit.. suit.. Sayang.. hari ini seharian mendung, fotonya pun ga bisa maksimal.

Mug cake itu unik lo. Unik karena cake ini dipanggang dengan microwave, bukan oven. Baru tahu kan microwave bisa untuk panggang cake? Waktu untuk memanggang juga ga lama. Tekstur mug cake ini berat, berongga dan cenderung agak basah. Mug cake yang saya bikin ini ketika dipanggang tinggi sekali. Ketika keluar dari oven malah turun. ketika keesokan harinya bagian atas cake malah agak basah. Makanya untuk menyamarkan basahnya itu, bagian atas cake saya kasi gula halus.


Resep diambil dari bukunya Chindy Brouwer dkk - Menu Cinta. Umumnya mug cake itu cokelat, tapi karena ada yang pesan pengen dibikinin kue keju, jadi mug cake ini saya bikin menjadi vanila keju. Di resep aslinya pun adonan langsung dicemplungkan ke dalam cangkir. Karena cangkir yang saya pakai kecil, saya bikin 2 adonan dan saya campur ke dalam wadah yang agak besar, baru dituang ke cangkir.

Bahan:
2 sdm tepung terigu
4 sdm gula pasir
2 sdm bubuk cokelat (saya ganti susu bubuk)
1 butir telur
3 sdm susu cair
3 sdm minyak sayur (saya ganti margarin cair)
Secubit garam
1/4 sdt vanila (di resep asli tidak ada)
50 gram keju, parut (di resep asli tidak ada)

Cara Membuat:
- Oleskan minyak ke seluruh bagian dalam cangkir (karena saya pakai cangkir silikon jadi ga saya oles dengan apapun). Campur tepung, gula, garam, dan bubuk cokelat, aduk rata (campur juga vanila dan keju). Masukkan telur, aduk rata. Tuang susu dan minyak sayur, aduk sampai rata semuanya.
- Taruh di dalam microwave, masak dengan power maksimum kira-kira 3 menit. Diamkan selama 5 menit sebelum memindahkan kue ke piring.

Cake Lapis Ubi Ungu (Masbar Lapis)


Ikutan tantangan di masbar lagi setelah kemaren bolos ikutan tantangan di roll. Pada saat itu saya lupa batas waktunya. Pas mo bikin, eh rupanya udah selesai tantangannya. Nah.. kali ini temanya lapis, maka saya coba nikin cake lapis ubi ungu. Masih terobsesi pada ubi ungu nih ceritanya.

Ini sebenarnya cake ubi ungu kukus biasa. Dan saya seperti cake yang menggunakan tambahan ubi ungu, selalu nyampur ubi ungunya ga rata. Waktu bikin brownies ubi ungu juga gitu. Pasti selalu ada gerindil dari ubi ungunya. Mungkin karena ubi ungunya cuma dihaluskan pakai chopper, makanya ga terlalu halus. Pas halusinnya terlihat halus, tetapi ketika masuk ke adonan, kelihatan deh ga ratanya. Kalau mau benar-benar halus bisa dihaluskan pakai blender yang ditambah sedikit air. Karena saya malas mo cuci blender, jadi pas halusinnya kira-kira aja pakai chopper. Ternyata beneran ga bisa halus.

Kalau mau tahu warna cake ubi ungu itu aslinya seperti apa? Nah.. yang asli itu yang warnanya ungu muda. Jadi kalau ada tukang kue yang bikin cake ubi ungu bisa berwarna ungu tua tanpa pewarna makanan, kemungkinan besar menggunakan tepung ubi ungu. Makanya saya bikin 2 layer, yang berwarna ungu muda itu tanpa pewarna makanan, yang berwarna ungu tua itu dengan pewarna makanan. Sempat ada insiden pewarna ungu saya nyelip entah kemana. Sudah dicari-cari ga ketemu, akhirnya saya akalin pakai 1 tetes pewarna biru dan 4 tetes pewarna merah cabe, jadi deh warna ungu.

Oh ya, cake ini teksturnya bukan seperti cake kukus yang mengembang dan ringan. Tekstur cake ubi ungu ini termasuk berat dan basah. Mirip seperti brownies kukus pisang yang pernah saya bikin sebelumnya.


Resep diambil dari bukunya Faiza Hermain - Cake Lapis Kukus

Bahan:
200 gram ubi ungu kukus yang sudah dihaluskan
6 kuning telur
4 putih telur
100 gram margarin, cairkan
150 gram gula pasir halus
4 sdm minyak sayur
150 gram tepung terigu
1 sdt garam

Cara Membuat:
- Kocok telur, garam, dan gula sampai mengembang.
- Masukkan terigu dan ubi ungu, kocok sampai tercampur, tuang minyak dan margarin cair, aduk sampai rata, bagi adonan menjadi 2 bagian.
- Satu bagian beri pewarna ungi beberapa tetes.
- Siapkan loyang, alasi dengan kertas roti yang dioles minyak atau margarin.
- Masukkan loyang ke dalam dandang / kukusan yang sudah dipanaskan lebih dulu, tuang sebagian adonan ungu ke dalam loyang, kukus selama 5 menit.
- Tuang adonan putih, masak lagi selama 15-20 menit hingga matang sempurna. Angkat. Potong-potong.

Tod Mun Pla


Uplodan hari kelima untuk food challenge. Akhirnya saya lulus juga.

Apa itu tod mun pla? Tod mun pla adalah perkedel ikan thailand. Ada juga yang bilang thai fish cake. Sebenarnya tod mun pla ini adalah snack yang dijual di kaki lima jalanan di thailand. Karena saya bukan orang thailand, tod mun pla-nya tentu saya jadikan lauk. Hehehe...

Tod mun pla saya kurang cantik nih. Buncisnya keluar-keluar. Mungkin kurang halus kali ya motongnya.Dan saya kurang tipis menekannya. Sekilas malah mirip perkedel daripada tod mun pla.

Resep saya ambil dari bukunya Yasaboga - Koleksi 120 Resep Masakan Ikan

Bahan:
500 gram daging kakap / tenggiri, cincang halus (saya rebus dulu ikannya biar mudah dicincang)
1 butir telur
75 gram buncis muda, iris tipis melintang
1 sdm daun jeruk iris halus
3 sdm kecap ikan

Bumbu Halus:
5 buah cabai merah (saya cuma pakai 1 supaya kirana bisa ikutan makan)
1 sdm serai iris
5 buah bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt lengkuas cincang
2 sdt ketumbar sangrai
1/4 sdt jintan (saya ga pake, ga punya)
1/2 sdt terasi
1/2 sdt garam

Cara Membuat:
- Campur daging ikan dengan bumbu halus, telur, dan kecap ikan, uleni sampai licin. Masukkan daun jeruk dan buncis, aduk rata.
- Bagi adonan menjadi 12-15 bagian. Bulatkan, pipihkan tebal 1 cm. Goreng sampai kecoklatan. Hidangkan dengan acar atau salad ketimun.

Talam Ubi Fantasi


Uplodan hari keempat untuk food challenge.

Kali ini bikin talam ubi fantasi. Aslinya ya cuma talam ubi ungu biasa, lapisan selasihnya itu aja yang bikin talamnya lebih cuantek. Lucu ya... Saya lumayan jarang nih bikin talam. Padahal bikin talam itu kan ga susah. Cepet lagi.

Harusnya kalau sesuai resep, yang ungu 1/3 bagian, tapi biar kelihatan ungunya, saya isi 1/2 cetakan, kemudian baru dituang yang putih. Jadi selasihnya cuma tinggal sedikit aja tempat yang tersisa untuk dituang.


Resep diambil dari bukunya Andrei Aksana - Umbi-Umbian

Bahan I:
150 gram ubi ungu, kukus dan haluskan
100 gram gula pasir
50 gram tepung sagu
2 sdm tepung beras
200 cc santan kental
1/2 sdt garam
1 sdt vanili

Bahan II:
100 gram tepung beras
200 cc air
100 gram gula pasir
1/2 sdt garam
200 cc santan
1 sdt vanili

Bahan III:
1 sdm selasih
200 cc air rebusan pandan
1/2 bungkus agar-agar
100 gram gula pasir
1 sdm tepung maizena

Cara Membuat:
- Buat adonan I: campur semua bahan I, lalu diblender.
- Buat adonan II: masak tepung beras bersama air hingga menjadi bubur tepung, angkat. Campur bubur tepung dengan semua bahan II, lalu diblender.
- Buat adonan III: rendam selasih bersama air rebusan pandan. Masukkan semua bahan III, masak hingga mengental.
- Siapkan cetakan dan olesi dengan minyak. Panaskan panci pengukus, isi cetakan dengan adonan I hingga 1/3 bagian, lalu kukus selama 8 menit.
- Isi kembali adonan II di atasnya hingga 1/3 bagian dari cetakan, lalu kukus kembali selama 8 menit hingga kelihatan rekat dan kuning. Angkat.
- Tuang adonan III di atas adonan II, diamkan hingga rata dengan permukaan, lalu dinginkan.

Bistik Cincang

 
Uplodan hari ketiga untuk food challenge.

Tadi pagi saya bikin bistik cincang. Buat saya pecinta daging giling, apapun olahan yang ada daging gilingnya pasti enak. Nah.. di kulkas kebetulan ada stok daging cincang, mari kita buat olahan lauk. Alhamdulilah kirana dan ayah suka dengan bistiknya. Laris manis banget bistik cincang ini di rumah.

Oh ya.. aslinya satu resep ini cuma untuk 4 bulatan. Karena 4 bulatan itu buat saya terlalu besar, jadi saya timbang saja tiap bulatan sebesar 80 gram. Hasil jadi ada 7 bulatan. Itupun sudah cukup besar buat saya. Yang agak trik itu ketika proses diberi tepung panir, dagingnya lengket dan lembek, agak sulit mau dipanir, jadi pelan-pelan saya ketika mau dipanir.

Bahan:
500 gram daging cincan
1 butir telur, kocok lepas
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1 butir telur kocok lepas (saya pakai putih telur)
tepung panir secukupnya.

Saus:
1 buah bawang bombai diiris tipis
1 sdm tepung terigu
3 sdm kecap manis
3 sdm kecap inggris (saya pakai kecap asin)
1 sdm saus tomat
350 ml air + 1 sdt kaldu sapi bubuk
1/4 sdt merica
1/2 sdt garam
1 sdt gula

Pelengkap:
daun selada, ketimun, tomat segar, kacang polong rebus

Cara Membuat:
- Campur daging, telur, garam, dan merica, aduk rata. Bentuk 4 bulatan pipih, celupkan telur kocok, gulingkan dalam telur panir, goreng dengan minyak panas sedang sampai matang. Pindahkan ke piring saji.
- Tumis bawang bombai dengan 2 sdm margarin sampai layu, masukkan terigu, aduk cepat sambil tuang air kaldu sedikit-sedikit. Tetap dengan api kecil, masukkan semua sisa bahan. Aduk, didihkan sampai kental. Sajikan bersama bistik daging.

Peach Pound Cake


Masih ikut memeriahkan food challenge nih ceritanya. Ini uplodan hari kedua saya.

Kali ini saya bikin peach pound cake. Kebetulan beberapa hari yang lalu ada beli buah peach kalengan. Jadi dicoba aja bikin cake. Pound cake itu adalah cara membuat cake yang paling tua dengan cara memasukkan udara ke dalam mentega. Mengapa disebut pound cake? karena pound cake ini menggunakan takaran untuk terigu, gula, mentega, dan telur seberat 1 pound. Tipe cakenya berat karena mentega yang digunakan juga sangat banyak. Sekarang sudah banyak yang memodifikasi dengan menambahkan buah segar, buah kering, kacang, sour cream, cream cheese, lemon, dll.

Nah.. apa beda pound cake dan butter cake? Secara cara membuatnya sama metodenya, yaitu dengan mengocok mentega dan gula terlebih dahulu. Kalau pound cake, jumlah takarannya sama, sedangkan buttercake takaran antara terigu, telur, mentega dan gula bervariasi. Makanya buttercake cenderung "lebih ringan" ketimbang pound cake.

Resep diambil dari bukunya Usaha Boga Resep Ny. Liem - Variasi Brownies Gaya Baru

Bahan I:
200 gram mentega
100 gram margarin
300 gram gula pasir halus (kastor)
1/2 sdt vanila bubuk

Bahan II:
300 gram telur (kurang lebih 5-6 butir)
1/2 sdt pewarna kuning telur (saya ga pake)

Bahan III: campur dan ayak
300 gram tepung terigu protein sedang
20 gram susu bubuk

Bahan IV:
250 gram peach, cincang kasar (saya potong-potong saja)

Cara Membuat:
- Kocok bahan I hingga putih dan mengembang. Masukkan bahan II satu persatu sambil dikocok hingga tercampur rata.
- Masukkan bahan III sedikit demi sedikit, aduk perlahan dengan spatula hingga rata. Tambahkan bahan IV, aduk.
- Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi margarin dan diberi alas kertas roti. Panggang ke dalam oven dengan suhu 180 C selama 35 menit hingga matang. Angkat, keluarkan dari loyang, dan biarkan dingin.

Sup Bunga Kol


Kemaren dicolek mba Ina Moulina Fajrin Isra untuk ikutan Food Challenge. Jadi mesti uplod foto masakan sendiri, beli, atau makanan yang dikasi selama 5 hari berturut-turut. Oke.. saya terima tantangannya.

Kali ini saya bikin yang sederhana aja. Sup bunga kol. Hanya menggunakan bunga kol saja. Kebetulan hari ini saya ga enak badan. Flu kumat, tenggorokan kering banget dan mulai batuk, di mulut pun ada tiga sariawan. Lengkaplah risaunya saya dilanda flu. Jadi untuk sarapan tadi pagi saya bikin yang paling mudah sup bunga kol.

Resep saya ambil dari bukunya Yasaboga - Masak Apa? 36 Resep Lauk Sehari-hari

Bahan:
500 gram kembang kol, potong menurut kuntumnya
750 ml kaldu ayam / daging (saya pakai kaldu jamur)
1 sdm margarin untuk menumis
2 siung bawang putih, memarkan, cincang
3 batang daun bawang, potong 2 cm
2 sdt garam
1/4 sdt merica
bawang goreng untuk taburan

Cara Membuat:
Didihkan kaldu bersama bawang putihn yang telah ditumis matang dengan margarin. Masukkan kembang kol, kecilkan api. Angkat setelah sayuran matang tapi renyah , beri garam, daun bawang, merica bubuk, dan bawang goreng.

Bola-bola Daging Kentang


Alhamdulillah... Postingan pertama di tahun 2015. Saya bikin camilan namanya bola-bola daging kentang. Bola bola daging kentang ini mirip dengan kroket. Perbedaannya, kalau kroket kan besar, nah.. si bola bola ini versi kecilnya.

Pertama kali saya menggoreng rata-rata pecah semua bulatannya dan isinya berkeluaran. Akhirnya bola-bola yang belum digoreng saya inapkan di kulkas pada pagi hari, malamnya saya balut lagi bola bola itu dengan tepung roti, kemudian masuk kulkas lagi, pagi keesokan harinya baru saya goreng tanpa proses suhu ruang. Jadi bola bola yang dikeluarkan dari kulkas digoreng dalam keadaan dingin. Nah.. proses seperti ini membuat bola bola menjadi tidak pecah dan mulus ketika digoreng.

Saya pun butuh lebih banyak kentang halus. Karena saya mengisi isian ke dalam kentang ga berani banyak karena khawatir mudah pecah, jadi saya isinya sedikit. Nah.. rupanya ketika kentang pertama habis sedangkan isinya masih banyak, akhirnya saya kukus dan haluskan lagi kentangnya. Tiap bulatan kentang saya timbang 20 gram, kemudian saya isikan 1 sdt dengan bahan isian. Rupanya ini kurang banyak. Makanya kentang sudah habis tapi isian masih tersisa banyak. Saran saya, untuk tiap bulatan kentang, isikan saja 1 sdm bahan isian supaya pas dan lebih terasa dagingnya ketika kentang digigit.


Resep diambil dari bukunya Tim Dapur Demedia - Kudapan Enak Dari Singkong, Ubi, Kentang, dan Talas

Bahan:
2 sdm margarin
100 gram kornet sapi (saya pakai daging giling)
50 gram wortel, potong dadu kecil
1 lembar daun bawang, iris halus
10 gram keju parut
350 gram kentang, potong-potong
Minyak untuk menggoreng
1 sdt merica
1/2 sdt garam
100 gram terigu
1 butir telur, kocok lepas (saya paka putih telur saja)
150 gram tepung panir

Cara Membuat:
- Isi: panaskan margarin, tumis kornet sapi, wortel, daun bawang, dan keju sampai harum dan matang. Angkat dan sisihkan.
- Goreng kentang sampai matang, tiriskan dan haluskan. Tambahkan merica dan garam, aduk rata. Ambil satu sendok makan adonan, isi dengan tumisan. Bentuk bulat kembali.
- Lumuri bola dengan terigu, celupkan ke dalam telur kocok. Gulingkan ke dalam tepung panir. Goreng sampai matang dan kuning keemasan. Angkat.

Sayur Asem


Postingan saya yang terakhir di tahun 2014. Alhamdulilah tahun 2014 ini saya agak rajin ngeblog. Rajin moto juga sambil latihan terus supaya bisa moto yang lebih baik walau motonya ya gitu-gitu aja. Sama dengan sayur asam ini fotonya sama aja. Maklum kalau moto pagi, semuanya harus kebut-kebutan. Mudah-mudahan di tahun 2015 lebih semangat lagi ngeblognya.

Postingan sederhana ini tentang sayur asam. Sayur asam itu sayur yang sangat Indonesia banget. Hampir seluruh masyarakat Indonesia pasti kenal dengan sayur asam. Sayur asam pun banyak variasinya, ada sayur asam jakarta, sayur asam kangkung, maupun sayur asam ikan asin. Sayur asam pun lazim ada tambahan sambal, kerupuk, maupun ayam atau ikan goreng.

Sayur asam pun lazim pakai kacang tanah rebus, tapi karena saya ga doyan, jadi saya ga pernah memasukkan kacang tanah rebus. Sayur pun ga pernah ada pakemnya jagung harus sekian, kacang panjang harus sekian banyaknya. Jadi untuk sayurnya bisa menyesuaikan dengan selera dan stok sayur yang ada di rumah.

Resep diambil dari bukunya Ibu Sisca Soewitomo - Hidangan Sayur Populer

Bahan Kaldu:
250 gram daging sapi, potong dadu
1,5 liter air untuk merebus
2 buah asam muda (saya pakai belimbing wuluh)
3 sdm air asam jawa
2 sdm gula merah serut
2 lembar daun salam
1 cm lengkuas, memarkan

Bumbu Halus:
3 buah cabai merah besar
5 buah bawang merah
1 siung bawang putih
1 sdt terasi matang
1 sdt garam

Isi:
2 buah jagung manis, potong-potong
150 gram biji melinjo, rebus matang
150 gram kacang tanah, rebus matang (saya ganti nangka muda)
8 lonjor kacang panjang, potong-potong
1 buah labu siam, potong dadu
50 gram daun melinjo muda, siangi

Pelengkap:
Ikan asin goreng dan sambal terasi

Cara Membuat:
- Kaldu: rebus daging hingga lunak, masukkan asam muda, setelah asam lunak, angkat dan remas, ambil airnya dan masukkan kembali ke kaldu.
- Didihkan kembali kaldu, bila kaldu berkurang tambahkan air hingga jumlahnya tetap 1,5 liter.
- Masukkan bumbu halus, air asam jawa, gula merah, daun salam, dan lengkuas.
- Setelah mendidih, masukkan jagung, masak hingga matang dan lunak. Masukkan melinjo, kacang tanah, kacang panjang, labu siam, dan daun melinjo, masak hingga sayuran matang, angkat.
- Sajikan hangat dengan nasi putih, ikan asin, dan sambal terasi.

Sup Tahu Ayam


Selama ini saya kurang bervariasi dalam mengolah tahu. Biasanya cuma digoreng, dijadikan perkedel tahu, atau dijadikan tahu telur. Ya gitu gitu aja. Kirana itu suka sekali tahu, tapi mungkin mulai bosan karena jarang divariasikan ke yang lain. Jadi akhirnya saya cari cara mengolah tahu dengan cara yang berbeda, salah satunya dibikin sup.

Alhamdulilah kirana suka walau cuma tahu dan ayamnya saja yang dimakan. Ga papa lah ya nak.

Resep diambil dari bukunya Lilly T Erwin - Masakan tahu dan tempe: Lezat dan Sehat Alami

Bahan:
2 sdm minyak, untuk menumis
50 gram bawang bombay, iris
5 siung bawang putih, cincang
1 sdt jahe iris
600 ml kaldu ayam
300 gram tahu sutera, siap beli, potong dadu kecil, goreng (saya pakai tahu cina, goreng setengah matang saja)
200 gram dada ayam fillet, rebus, potong dadu
50 gram jamur merang, iris tipis
50 gram jamur kuping
1 sdt merica bubuk
1 sdt garam
2 sdm kecap ikan (saya ga pake)

Cara Membuat:
- Tumis bawang putih, bawang bombai, dan jahe hingga harum.
- Tuang kaldu, masukkan tahu , ayam, dan jamur, aduk. Bubuhi merica, garam, dan kecap ikan, aduk rata.
- Biarkan hingga mendidih dan bumbu meresap, angkat.
- Sajikan hangat.

Cake Jeruk


Saya ini telat ya, yang lain udah dari jaman kapan gitu nyobain cake jeruk, saya baru kali ini coba.

Cake jeruk itu sebenarnya hanya sponge cake yang dikasi bubuk jeruk sachetan. Kalau buat saya sih kurang ngejeruk. Tapi cukup lah sebagai tambahan referensi cake yang pernah saya buat. Ada berasa asam-asam gitu walau ga terlalu asam. Kalau dikasi potongan jeruk lebih seru kali ya, jadi berasa benar-benar cake jeruknya. Oke, insya allah nanti lain waktu saya akan coba bikin cake jeruk yang ada jeruknya. Tunggu ya...

Oh ya.. cake yang saya bikin ini pake cetakan cupcake yang press tapi sayang ga mulus, banyak gelembung udaranya. Waktu mau masukin adonan lupa dihentakan supaya udara yang terperangkap di dalam adonan bisa keluar, alhasil cake berbolong-bolong. Motif di atas cake pun tak terlalu terlihat jelas.

Resep diambil dari bukunya Ibu Sisca Soewitomo - Resep Praktis Cake Lezat

Bahan:
4 butir telur
75 gram gula pasir
80 gram tepung terigu protein sedang
1/2 sdt baking powder
1 sdm sari jeruk bubuk instant, siap beli
75 gram margarin, cairkan

Cara Membuat:
- Panaskan oven dengan temperatur 175 C. Siapkan cetakan kecil ukuran 8 cm, olesi dengan margarin dan taburi dengan sedikit tepung terigu, sisihkan.
- Ayak tepung terigu dan baking powder menjadi satu. Masukkan sari jeruk, sisihkan.
- Kocok telur dan gula pasir hingga kental dan berwarna putih. Masukkan campuran tepung terigu sedikit demi sedikit hingga rata, tuang margarin cair, aduk rata secara perlahan.
- Masukkan ke dalam cetakan, panggang selama 20 menit hingga mengembang dan matang. Angkat dan dinginkan.
- Setelah dingin, semprotkan whipped cream di atasnya, hias dengan jeruk manis. (saya ga hias)
- Sajikan.

Botok Telur Asin


Biasanya kalau dirumah telur asin ga pernah diolah macem-macem. Paling cuma direbus terus dimakan gitu aja. Nahh pas ketemu resep olahan telur asin selain cuma direbus itu rasanya sesuatu.

Telur asin rupanya bisa diolah dibuat botok. Lebih mirip pepes sebenarnya daripada botok. Hmm ternyata masih banyak sekali variasi olahan lauk yang saya belum pernah tahu. Salah satunya ya botok telur asin ini.

Resep diambil dari bukunya Nursaadah - Citarasa Kuliner Indonesia: Variasi Masakan Tradisional

Bahan:
3 buah telur asin matang, kupas kulitnya
200 gram tahu putih, haluskan
2 buah cabai merah, iris halus
5 batang daun bawang, iris halus
1 butir telur ayam, kocok lepas
65 ml santan instant
3 lembar daun pisang
3 lembar daun salam

Bumbu halus:
4 siung bawang putih
1/2 sdt merica
1/4 sdt jinten
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir

Cara Membuat:
- Campur tahu, cabai, kembang daun bawang, telur, santan, dan bumbu halus, aduk rata.
- Ambil selembar daun pisang. Alasi dengan daun salam.
- Ambil satu sendok adonan tahu. Letakkan telur asin.
- Bungkus telur asin dengan adonan tahu.
- Bungkus lalu semat dengan lidi.
- Kukus botok hingga matang.

Kering Kentang


Kering kentang sering juga disebut mustofa. Kering kentang ini sering dijadikan lauk kering yang tahan apabila disimpan untuk beberapa lama. Kering kentang ada yang cuma kentang saja, diberi tambahan teri, kacang, atau teri dan kacang.

Kelemahan dari menggoreng kentang yang berbentuk korek api seperti ini adalah minyak mudah berbuih. Jadi pastikan kentang digoreng sedikit-sedikit supaya minyak tidak mudah jenuh. Kalau bulek saya bikin malah air rendaman kentang diberi sedikit kapur sirih. Ini bertujuan supaya kentang menjadi lebih garing.

Resep saya ambil dari bukunya Ibu Sisca Soewitomo - Nasi Rames Istimewa. Di resep ini aslinya menggunakan tambahan teri. Tetapi saya cuma menggunakan kentang saja.

Bahan:
500 gram kentang
50 gram teri asin goreng (saya ga pakai)
Minyak untuk menggoreng secukupnya
1 sdm cuka masak
50 ml air
2 lembar daun jeruk purut

Haluskan:
5 buah cabai merah besar
3 buah bawang merah
3 siung bawang putih
3 butir kemiri, sangrai
50 gram gula pasir
1 sdt garam

Cara Membuat:
- Kupas kentang, cuci bersih, tiriskan dan serut pipih halus, rendam dalam air.
- Panaskan minyak, goreng kentang hingga kering, angkat dan tiriskan.
- Siapkan wajan, taruh bumbu halus, daun jeruk, air, dan cuka masak, aduk rata. Masak hingga bumbu harum dan gula menjadi karamel, masukkan kentang goreng, aduk rata, tambahkan teri goreng, aduk rata.
- Simpan dalam stoples kedap udara.