Pak Lay Cah (IDFB Challenge # Tulis Resepmu bersama Nakami Houseware dan Lazada)


Kali ini IDFB bekerja sama dengan Lazada. Pernah belanja di Lazada? Saya waktu mudik lebaran kemaren beberapa kali belanja di Lazada. Soalnya ongkirnya gratis untuk wilayah jabodetabek. Jadi seberapa beratnya tetap free. Barangnya pun lebih sering diskon dibandingkan toko-toko biasa. Salah satu produk yang dijual di Lazada adalah Nakami. Tau dong ya seberapa kerennya kitchen tools dan kitchen ware dari Nakami. Banyak diskonan lagi. Ihh suka sekali... Nah.. salah satu produk Nakami yang saya incar yang ini nih. Keren kan?
 

Kali ini saya bikin pak lay cah. Sudah pernah dengar atau makan makanan ini sebelumnya?Kalau buat saya, pak lay cah itu mirip lauk yang dicampur-campur. Karena sebelumnya belum pernah makan, jadi agak takjub aja pas ngeliatnya. Saya ga pernah makan lauk yang sebegitu bercampurnya. Ayah Kirana juga takjub. Tapi begitu dicicipi rupanya asik-asik aja. Unik...

Resep diambil dari bukunya Yasaboga - Menu Pesta
 
Bahan:
4 buah ampela ayam, direbus, iris tipis (saya ungkep dengan bumbu kuning)
4 buah hati ayam, direbus, iris tipis (saya ungkep dengan bumbu kuning)
250 gram rebung, direbus, iris tipis (saya ga pake, ga suka rebung)
250 gram wortel, dikerat membentuk bunga, iris tipis
250 gram bunga kol, lepaskan kuntumnya
500 cc kaldu ayam
100 gram udang kecil, kupas
100 gram daging ayam, iris tipis (saya gunakan ayam yang sudah diungkep dengan bumbu kuning)
1 buah bawang bombay, iris tipis
5 siung bawang putih, cincang halus
1/2 sdt merica halus
2 sdm kecap asin
Garam
Gula

Cara Membuat:
- Tumis bawang putih hingga kuning, masukkan ampela, hati, udang, daging ayam, dan bawang bombai.
- Setelah matang, masukkan wortel, rebung, dan kaldu ayam.
- Biarkan mendidih, baru masukkan kecap asin, merica, dan gula.
- Kentalkan dengan 1 sdm tepung maizena yang sudah dicairkan.
- Angkat dari api.

Brownies Ubi Ungu (YKMK#6)


Kali ini di YKMK ada tantangan baru yaitu "Kreasi Cake bersama ChefMate".

Karena di Pontianak cuma ada cokelat chefmate yang putih. Mari kita berdayakan menjadi cake. Oh ya cerita mengenai chefmate, di Pontianak itu cuma ada satu toko yang menjual chefmate. Sebenarnya di toko tersebut ada menjual yang dark dan white, tapi karena yang dark kondisi cokelatnya udah ga bagus (kemasannya banyak lubang seperti dilubangi semut), jadi saya cuma beli yang white.


Kali ini saya mencoba membuat brownies ubi ungu. Saya punya stok ubi ungu yang sudah entah berapa lama saya simpan di freezer. Jadi waktu beli itu, ubi ungunya saya kukus dan cuma saya haluskan menggunaan chopper, lalu saya simpan di freezer. Rencana awal waktu beli ubi ungu mo buat macem-macem pake si ubi ungu, tapi apa daya si ubi ungu malah lama nganggur. Ubi ungu itu teksturnya tidak lembut, jadi kalau untuk bikin kue, harusnya dihaluskan menggunakan blender dan diberi sedikit air. Kalau pakai chopper, hasil ubinya akan bergerindil karena chopper kan tidak menggunakan air, cuma ubi saja. Biasanya ubi ungu yang sudah saya chopper saya haluskan lagi menggunakan blender, tapi karena ngebayangin bahwa cakenya bakalan lucu kali ya kalau ada totolan warna ungu, maka ubi ungunya tidak saya haluskan lagi.


Seperti inilah tekstur brownies bertotol ubi ungu. Lucu juga ya... Oh ya karena ubi ungunya tidak dihaluskan, jadi warnanya ga ungu. Warna aslinya yang kuning itu yang menjadi lapisan di atas, sedangkan lapisan warna ungu, saya tambahkan pewarna ungu. Kalau menggunakan ubi ungu yang diblender tanpa pewarna ungu pun hanya akan berwarna ungu muda saja.


Resep diambil dari bukunya Dapoer Elisa - Cake Tanpa Oven : 30 Variasi Cake Kukus - Panggang

Bahan:
150 gram cokelat masak putih, cincang
75 gram margarin
75 ml minyak goreng
50 ml susu kental manis
6 butir telur ayam
150 gram gula pasir
1 sdt emulsifier
150 gram tepung terigu protein sedang
150 gram ubi manis ungu, kukus, haluskan
Pewarna ungu secukupnya

Cara Membuat:
- Panaskan dandang, beri serbet pada tutupnya, olesi margarin pada loyang, alasi dengan kertas roti, oles lagi dengan margarin. Sisihkan.
- Cairkan margarin, tambahkan cokelat masak cincang, aduk hingga cokelat lumer dan tercampur rata. Tambahkan minyak goreng dan susu kental manis. Aduk rata
- Kocok telur, gula pasir, dan emulsifier hingga mengembang. Tambah tepung terigu dan ubi ungu, aduk rata menggunakan spatula. Tambahkan campuran margarin, aduk lipat menggunakan spatula.
- Tuang 1/2 adonan ke dalam loyang, kukus selama 10 menit. Sisa adonan diberi pewarna ungu, aduk rata. Tuang ke dalam loyang, kukus lagi selama 20 menit hingga matang.
- Setelah matang, dinginkan kue di rak pendingin.

Brownis Kukus Putih Telur


Ingin memanfaatkan sisa putih telur yang cukup banyak? Ini salah satu solusinya. Sisa putih telur bisa dibikin brownis. Rasa dan tekstur mirip dengan brownis yang menggunakan telur utuh. Rasa tentu saja sangat nyoklat. Tekstur kue pun lembut, tidak seperti kue putih telur lainnya yang keras. Berani mencoba?

Saya tidak menggunakan telur segar, maksudnya putih telurnya itu sudah saya ada di kulkas saya selama 8 hari. Baru sempat dibikin. Selama telur tidak berbau, putih telur masih oke jika digunakan. Jadi saya bikin brownis ini tadi pagi, nah.. malam sebelumnya, putih telur sudah saya keluarkan dari kulkas, saya timbang, sisanya masuk lagi ke kulkas biar ga rusak. Paginya baru saya bikin brownis. Kalau mau disimpan lebih lama, putih telur juga bisa dibekukan di freezer.

Resep saya ambil dari Tabloid Saji Edisi 285

Bahan:
250 gram putih telur
1/4 sdt garam
1 sdt emulsifier
125 gram gula pasir
75 gram tepung terigu protein sedang
30 gram cokelat bubuk
1/2 sdt baking powder
75 gram margarin
75 gram cokelat masak pekat, dipotong-potong
1 sdt cokelat pasta (saya ga pake)
1 sdm susu cair (saya ganti air)

Cara Membuat:
- Panaskan margarin. Matikan api. Tambahkan potongan cokelat masak pekat. Aduk sampai cokelat larut. Masukkan cokelat pasta. Aduk rata. Sisihkan.
- Kocok putih telur, garam, emulsifier setengah mengembang. Masukkan gula. Kocok sampai mengembang.
- Tambahkan tepung terigu, cokelat bubuk, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
- Masukkan campuran margarin dan susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan.
- Tuang adonan ke dalam loyang 26 x 26 x 3 cm yang dioles margarin dan dialas kertas roti (saya pakai loyang 20 x 20 x 6 cm)
- Kukus di atas api sedang 20 menit sampai matang.

Pastel Set Putih


Ukuran 9.5 cm - 7.8 cm - 6.8 cm
Harga Rp.21.000,-

Cake Carved


Untuk mendekorasi kue
Rp.38.000,-

Cutter Set Putih


Harga Rp.18.000,-

Cutter Set Biru


Harga Rp.18.000,-

Biscuit Mold Hello Kitty


Ukuran kurang lebih 6 cm
Rp.27.000,-

Biscuit Mold Mickey


Ukuran kurang lebih 6 cm
Rp.27.000,-

Sayur Emes


Sayur Emes adalah salah satu sayur khas Cirebon. Di Pontianak, kami bilangnya gambas. Ayah kirana itu pecinta gambas sedangkan saya ga suka gambas karena dari kecil ga pernah dikenalkan dengan gambas. Jadi saya baru memasak gambas, ketika saya menikah. Selama ini gambasnya saya olah menjadi sayur bening dengan bayam. Akhirnya saya dapat referensi baru mengolah gambas.

Kalo lihat di gambar, gambasnya kematengan ya. Ayah Kirana yang rikuest supaya gambasnya benar-benar matang. Biar lembut ketika dimakan. Tapi rupanya ketika difoto, gambasnya jadi terlihat kurang cantik.

Resep saya dapat dari Tabloid Saji Edisi 306

Bahan:
3 buah oyong/gambas, dibersihkan, dipotong 1 cm
7 butir bawang merah, diiris
3 siung bawang putih, diiris
100 gram daging sandung lamur, dipotong kotak 1 cm
25 gram ebi, diseduh
1750 ml air
3 1/2 sdt garam
1/2 sdm gula pasir
50 gram soun, direndam (saya rendam air panas, tiriskan)
1 batang daun bawang, dipotong 1 cm
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat:
- Panaskan minyak. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Tambahkan daging. Aduk sampai berubah warna. Tuangkan air. Rebus sampai daging empuk.
- Masukkan oyong, garam, dan gula. Aduk rata. Masak sampai matang.
- Menjelang diangkat, tambahkan soun dan daun bawang. Aduk rata.

Baking Pan Orchid


24 cm Rp.196.000,-
28 cm Rp.245.000,-

Loyang Semangka


Rp.20.000,-/buah
Rp.57.000,-/3 buah
Ukuran 7 x 24 cm
Bahan alumunium tebal

Roti Jala Gelas Stainless


Harga Rp.23.000,-

Pastel Teratai


Ukuran diameter 8 cm dan 7 cm
Rp.16.000,-

Kuas Silikon


Harga Rp. 19.000,-
Kuas silikon bisa tahan panas hingga 230 derajat. Bisa digunakan untuk bakar ayam, kuas kuning telur, kuas loyang, dll.