Bobor Bayam


Saya baru kali ini tahu bobor bayam. Ih katrok ya... Saya itu jarang banget mengkreasikan bayam. Bayam itu tahunya saya cuma dibuat sayur bening, dibikin keripik, dibikin bubur manado, dibikin quiche juga bisa. Sudah itu saja. Ternyata... bayam itu juga bisa dimasak santan seperti ini. Namanya bobor bayam. Plok plok plok...

Oh ya, kenapa sih namanya bobor bayam? Adakah yang tahu?

Saya itu kalau berhadapan dengan santan masih kurang oke. Seringnya santan ga bisa mulus kalau dimasak. Sama seperti bobor bayam ini santannya pecah. Huhuhu.. padahal api sudah kecil banget. Diaduk sesekali sambil nyuci piring. Tapi tetep aja pecah. Makanya saya paling malas bebikinan sesuatu pakai santan. Entah itu dimasak sayur seperti ini atau dibikin puding. Masih belum ngerti caranya supaya santan tidak pecah.

Fotonya ga banget ya. Lagi ga ada ide mo moto apa. Moto pun mesti cepat. Jadi ya gini deh. Harap dimaafkan ya. Semangat moto, angkut properti, nyuci properti dan beresin properti sedang menguap entah kemana. Jadi dimaklumi saja jika motonya gitu gitu mulu.

Resep diambil dari bukunya Anggraini Citra Kusuma - Paket Menu Komplit 30 Hari

Bahan:
1 lembar daun salam
3 cm lengkuas
750 ml santan encer dari 1 buah kelapa
2 ikat bayam, siangi
1 buah labu siam, potong dadu 3 cm

Bumbu halus
6 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1 sdt ketumbar
1 butir kemiri
1 cm kencur
1 sdt garam
1 sdt gula pasir

Cara Membuat:
- Masukkan bumbu halus, daun salam, dan lengkuas ke dalam santan, masak hingga santan mendidih, Aduk sesekali agar santan tidak pecah.
- Tambahkan bayam dan labu siam, masak hingga sayuran matang. Angkat dan sajikan.

Mie Goreng Jawa


Pernah bikin mie goreng jawa? Saya baru kali ini bikin mie goreng jawa. Kalau mie goreng biasa sih sering. Gaya-gaya mie goreng yang biasa saya bikin pun ya seperti ini juga. Cuma ya namanya only mie goreng. Nah kali ini bikin yang mie goreng jawa.

Kirana dan ayah suka sekali dengan mie goreng jawa. Kirana sampai nambah. Udah pinter juga makan udang rupanya.

Ketika pemotretan ada cerita menarik nih. Seperti biasa, kirana jadi asisten saya ketika pemotretan. Kirana bantuin jagain makanan, ketika saya masuk ke dalam buat ambil sesuatu, ternyata udang yang ada di piring yang di"jaga"nya berkurang dari 6 ekor menjadi 2 ekor. Tapi kirana tuh diam aja, ga bilang kalo udah ambil udang. Pas diliat ternyata sisa 2. Mau ambil lagi ke dapur kok ya males. Ya sudah difoto seadanya aja.

Resep diambil dari bukunya Yasaboga - Dapur Indonesia

Bahan:
200 gram mi basah, bilas air panas, tiriskan (saya gunakan 250 gram mie telur, rendam air biasa hingga mengembang, tiriskan)
200 gram udang kecil / daging ayam, cincang kasar (100 gram saya cincang kasar, 100 gram dibiarkan utuh)
100 gram daun kol, potong kasar
3 sdm kecap manis
2 batang daun bawang - seledri, potong 1 cm

Bumbu halus:
5 buah bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sdt merica bulat
1/2 sdt garam

Cara Membuat:
Tumis bumbu halus dengan 3 sdm minyak sampai harum. Masukkan berturut-turut udang, kol, daun bawang - seledri, aduk sampai udang / ayam berubah warna. Kecilkan api, masukkan mi, aduk sambil diberi kecap dan 2 sdm air. Besarkan api, aduk cepat sampai mi menjadi panas. Angkat. Taburkan bawang goreng sebelum dihidangkan.

Pindang Serani


Mari mengolah ikan gabus lagi. Buka-buka buku resep dan kali ini pilihan jatuh pada pindang serani. Salah satu masakan ikan yang berasal dari Jawa Timur. Sebenarnya hampir-hampir mirip masakan Indonesia antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Palingan hanya berbeda sedikit bumbu saja dan beda nama. Ahh cinta saya dengan Indonesia.

Kuah yang saya bikin, kuningnya lebih pekat. Aslinya berwarna kuning muda. Warnanya bisa berbeda kemungkinan besar karena saya menggunakan kunyit bubuk. Kalau dari segi rasa mungkin tidak ada perbedaan.

Resep diambil dari bukunya Yasaboga - Dapur Indonesia

Bahan:
800 gram bandeng / belanak / senangin, dll (saya pakai ikan gabus)
1 sdm air jeruk nipis
10 buah cabai rawit
1-2 batang serai, memarkan
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
2 sdm air asam kental
3 buah belimbing sayur / tomat hijau
1 sdm gula merah

Bumbu halus:
7 buah bawang merah
3 siung bawang putih
4-5 cm kunyit, sangrai sampai agak hangus, kupas (saya pakai kunyit bubuk)

Cara Membuat:
- Lumuri ikan dengan campuran 1 sdm air jeruk nipis dan 1 sdt garam, diamkan 10 menit lalu tiriskan.
- Tumis bumbu halus dengan 3 sdm minyak sampai harum. Beri kurleb 700 ml air dan air asam, didihkan. Masukkan ikan dan sisa bahan lainnya, kecilkan api. Masak sampai ikan matang dan bumbu meresap. Perbaiki rasanya untuk memperoleh kuah yang kuat asam dan manisnya, berwarna kekuningan.

Double Chocolate Cookies


Mari kita membuat cookies lagi bersama kakak bayi tembem Kirana. Dia paling seneng kalau diajakin bikin sesuatu. Entah itu cake atau cookies. Cookies kali ini Kirana bantu masukin bahan-bahan dan mbuletin cookiesnya. Tapi ya gitu deh. Bulatannya ga beraturan gitu. Sengaja saya kasi satu loyang khusus buat Kirana biar kue hasil karyanya nanti dipanggang juga. Pas Ayah pulang dari toko langsung ditunjukin ke ayah kue buatannya. Masya Allah, bangga sekali dia dengan hasil kue buatannya. Takjub saya lihatnya.

Sebenarnya saya itu kepengen bikin cookies yang pake chocohips untuk memberdayakan chocochips yang mengganggur.. Tapi kebanyakan resep yang pernah saya tahu, bertipe lembek sehingga harus menggunakan scoop untuk ditaruh di loyang. Nah.. saya ga suka dengan tipe seperti itu. Saya kepengen bikin yang adonannya bisa dipulung karena pengen dimotifin kotak di atasnya, jadi saya pake resep andalan saya yang oke terus dikasi chocochips di dalam adonan.

Namanya saya ganti jadi double chocochips karena menggunakan cokelat masak dan chocochips. Dipulung dengan berat @10 gram terus ditekan dengan peniris mie dari oxone yang berbentuk jaring kotak. Suka deh. Jadi nambah camilan Kirana di rumah.

Resep saya modifikasi dari kue "imperial choco color" Sisca Susanto - Seri Usaha Boga: Kue Kering Modern

Bahan A:
125 gram mentega
50 gram margarine
1/2 sdt garam
1 sdt emplex (saya ga pake)
125 gram gula bubuk (saya pake 75 gram)
1/4 sdt vanili bubuk

Bahan B:
1 butir telur
100 gram dark cooking chocolate, lelehkan.

Bahan C:
1 sdt baking powder
300 gram tepung terigu protein sedang
25 gram susu bubuk
25 gram tepung maizena

Bahan D:
100 gram chocochips

Cara Membuat:
- Kocok bahan A sampai mengembang,
- Masukan bahan B, kocok lg sampai rata.
- Beri bahan C, aduk rata dengan spatula.
- Tambahkan bahan D, aduk rata dengan spatula.
- Pulung adonan berbentuk kelereng. Tekan dengan garpu atau apapun yang bisa menghasilkan motif.
- Panggang dengan temperatur 140 C hingga matang.
- Angkat, dinginkan, simpan dalam toples.

Kelapathe


Mari membuat olahan ikan lagi. Kali ini olahan ikan dari Madura. Sebenarnya ikan itu paling bagus dimasak berkuah seperti ini. Jika dimasak berkuah, nilai gizi ikan tetap terjaga. Beda dengan ikan yang digoreng. Manfaat gizi ikan sudah banyak yang hilang. Makanya orang-orang tionghoa lebih suka memasak ikan dengan membuatnya menjadi sup ikan. Dimasak seperti ini pun bagi saya sama saja dengan sup ikan. Yang penting ikannya berkuah.

Saya itu paling ga pandai memotong-motong entah itu ikan, daging sapi, atau ayam. Jadi jika melihat ikan atau daging atau ayam di foto-foto saya itu terlihat dipotong dengan cantik, percayalah jika bukan saya yang memotongnya. Jika saya yang memotong ikannya, maka bisa dipastikan tak akan berbentuk potongan ikan lagi. Contohnya kelapathe ini, tampak amburadul dan tak terlihat seperti ikan bukan? Kalau ke pasar tradisional beli daging, ikan, atau ayam, pasti langsung minta dipotongin sama penjualnya. Jadi saya itu hampir ga pernah memutilasi binatang. Saya itu tahunya beres. Ikan, ayam, atau daging sudah terpotong dengan rapi. Sampai di rumah dibersihin, Taruh wadah tertutup, terus masukkan ke freezer. Selesai deh.

Nah.. pas hari itu Ayah Kirana yang beli ikan tenggiri, beli sekilo kena 45 ribu. Pas dibawa ke rumah, saya buka kantongnya dan langsung shock. Ikannya masih utuh, belum terpotong. Langsung ga enak perasaan dan berpikir keras gimana motongnya. Oke.. tarik napas yang panjang, siapkan parang, bersiap untuk memotong. Ikannya besar, udah kebayang betapa cantiknya ikan ini ketika difoto. Dan ketika mulai dipotong, ikan itu tak seindah yang saya bayangkan. Susah cyn motong ikan. Parangnya kali ya yang ga tajam (parang pulak yang disalahin). Dan gara-gara ikan itu, kapalan yang ada di tangan saya pun kumat, membengkak. Karena kondisi itulah akhirnya ikannya dipotong apa adanya. Asal kepotong aja. Dan beginilah tampilannya. Ga boleh ketawa ya...

Resep diambil dari bukunya Yasaboga - Dapur Indonesia

Bahan:
1 ekor (500 gram) ikan laut berdaging tebal (tenggiri, kakap, kuwe, senangin, kembung)
1 sdt air asam
1/2 sdt garam
350 ml santan dari 1/2 butir kelapa
10 buah belimbing sayur, iris 1/2 cm
2 cm lengkuas, memarkan
1/2 sdt gula merah

Bumbu Halus:
5 buah bawang merah
2 siung bawang putih
5 buah cabai merah
1 sdt ketumbar sangrai
1/2 sdt merica bulat (saya pakai merica bubuk)
1/2 sdt terasi
1 sdt garam

Cara Membuat:
- Potong ikan sesuai selera, lumurkan campuran air asam dan garam, diamkan kurleb 10 menit, tiriskan.
- Goreng / panggang / kukus ikan sampai matang, sisihkan. Sambil diaduk, didihkan santan, lengkuas, dan bumbu halus. Masukkan ikan, gula, dan belimbing sayur. Setelah mendidih kembali, kecilkan api, masak sampai kuah agak mengental sambil sesekali diaduk.

Kentang Ongklok


Saya baru tahu lo namanya kentang ongklok. Padahal dulu sering bikin kentang yang dikukus terus dikasi margarin. Tapi ya gitu aja, tanpa nama. Nah.. ketika baca-baca bukunya Bu Cit baru tau kalau namanya kentang ongklok.

Bagi yang sedang diet nasi atau yang sedang mencoba mengganti karbo dengan kentang, boleh dicoba nih. Kentang ongklok ini paling nikmat dimakan ketika hangat karena kalu sudah dingin, margarinnya membeku. Tapi bisa diakali kok dengan menghangatkannya lagi

Resep diambil dari bukunya Anggraini Citra Kusuma - Paket Menu Komplit 30 Hari

Bahan:
3 buah kentang, kupas, potong panjang 8 bagian, potong tiap bagian jadi 2
1 batang seledri, iris halus

Bumbu:
3 sdm margarin
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/4 sdt pala bubuk

Cara Membuat:
- Kukus kentang 40 menit dengan api sedang, tiriskan.
- Panaskan margarin hingga mencair, masukkan kentang dalam kondisi panas setelah matang. Beri garam, merica, dan pala bubuk. Aduk hingga rata.
- Tambahkan seledri, aduk sekali lagi. Angkat dan sajikan.

Besengek Daging


Besengek daging adalah salah satu masakan dari Jawa Timur. Besengek sangat populer dalam masakan Jawa Timur. Besengek bukan hanya bisa untuk daging, tetapi juga bisa untuk daging ayam, tahu, maupun tempe. Tingkat kepedasan pun bisa disesuaikan dengan selera.

Saya yang tinggal di Pontianak tentu tak pernah mengenal besengek. Bahkan mendengar namanya pun baru kali ini. Tapi sekarang kan sudah kenal ya. Jadi tambah deh ilmu variasi masakan lauknya. Betapa luar biasa kuliner Indonesia, sangat beragam.

Resep diambil dari bukunya Yasaboga - Dapur Indonesia.

Bahan:
500 gram daging sapi (has luar/sengkel/paha belakang)
1 butir kelapa tua, buat 1 L santan encer dam 250 ml santan kental (saya beli santan kental bukan instant yang sudah siap olah di pasar)
1 batang serai, memarkan
3 lembar daun jeruk purut, buang tulang daunnya
1/2 sdt asam jawa
1 sdm gula merah

Bumbu Halus:
6 buah bawang merah
3 siung bawang putih
7 buah cabai merah
3 butir kemiri, sangrai
2 sdt ketumbar, sangrai
1/4 sdt jintan, sangrai
1 sdm lengkuas, cincang/parut
1 sdt kunyit, cincang/parut
1 sdt garam

Cara Membuat:
- Dengan 3 sdm minyak goreng, tumis bumbu halus, serai, dan daun jeruk purut sampai harum. Masukkan daging, aduk sampai kaku, tuangkan santan ecer, beri asam jawa dan gula merah. Didihkan sambil diaduk.
- Kecilkan api, masak sampai daging empuk. Masukkan santan kental, tetap aduk sampai kuah santan tinggal sedikit dan berminyak.

Latbar Kue Tampah & Tumpeng

Ini hasilnya.. tara... saya bikin kelepon ubi ungu dan bika ambon


Saya sempetin motoin hasil karya teman-teman yang ikutan latbar nih. Masih dengan gaya saya banget.


Bikinan Mba Oliv ini. Bola-bola kentang keju.


Bikinan Mba Anti. Kroket orang Amerika yang menggunakan terigu. Mirip bitterbalen.


Bikinan Mba Asri. Dadar gulung.


Bikinan Mba Oliv. Brownies kukus cokelat.


Bikinan Ce Aleng. Kue Ku Mini

Donat Stainless


Untuk membuat donut
D=5.7 cm T=1,8 cm Rp.13.000,-
Bahan stainless

Silicone Mould Cookstyle 144


Ukuran kurleb 4.4 cm.
Harga Rp.52.000,-.
Loyang silikon ini aman untuk digunakan.
Bisa digunakan untuk membuat cokelat.

Loyang Kue Kering Set


Satu set terdiri dari 4 ukuran - 30 cm, 29 cm, 28 cm, 27 cm
Bahan alumunium
Harga Rp.72.000,-

Loyang Cupcake


Untuk membuat cupcake, mufin, tart. Loyang press tanpa sambungan
9 hole - ukuran loyang 23x23 - ukuran hole diameter 6 cm harga Rp.28.000,-
12 hole - ukuran loyang 23x30 - ukuran hole diameter 6 cm harga Rp.34.000,-
16 hole - ukuran loyang 30x30 - ukuran hole diameter 6 cm harga Rp.42.000,-

Nasi Pandan

 
Nasi pandan ini seperti nasi uduk. Gurih dari santan dan harum pandannya berasaaa sekali. Bukan cuma harum pandan tapi juga rasa pandan ya. Pandan mendominasi setiap bulir nasinya. Cuma, nasi pandan saya kok kurang hejo ya. Bukan lagi kurang hejo, tapi warnanya kuning. Sekilas malah mirip nasi kuning ya. Padahal daun pandan yang saya pake pandan tua. Hmm entahlah kenapa tidak berwarna hejo.

Resep diambil dari bukunya Ibu Fatmah Bahalwan & Tim NCC - 241 Resep Masakan Favorit Anti Gagal

Bahan:
500 gram beras putih
100 ml santan kental
500 ml air
1 sdm garam
15 lbr daun pandan

Cara Membuat:
- Potong-potong daun pandan, lalu blender bersama setengah bagian air, saring, dan peras. Campur air pandan bersama santan dan sisa air hingga jumlah total menjadi 600 ml.
- Kukus beras hingga panas. Sementara itu, masak campuran air pandan hingga mendidih, dan matikan api.
- Campur beras panas dengan air pandan panas, aduk rata dan biarkan semua air terserap habis.
- Kukus kembali beras selama 20 menit hingga matang. Angkat. Sajikan.

Aardappel Soesjes (YKMK#10)


Yuhuu masih ikutan YKMK. Kali ini bikin sus pake resep Belanda. Saya baru tahu ternyata soes itu dari bahasa Belanda ya. Karena dulu Belanda menjajah Indonesia, soes ini pun juga diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia pada saat itu dengan nama yang sama yaitu soes. Jadi sampai sekarang pun namanya masih soes. Hmm *mangut-mangut*

Yang kali ini saya bikin kalau versi Indonesianya dibilang sus kering, kalau sus kering kan bermotif bunga dispuit dengan spuit bunga berukuran kecil. Kalau aardappel soesjes ini berbentuk bulat pipih. Lucu ya. Baru kali ini saya lihat sus kering motifnya seperti ini. Kalau soal rasa, sama saja dengan sus kering kebanyakan yang pernah saya makan. Bedanya, sus kering ini pakai kentang.


Resep diambil dari bukunya Albertin Hoesni - Kue Nostalgia Belanda

Bahan:
100 ml air
50 gram mentega
50 gram tepung terigu
4 butir telur
125 gram kentang rebus, haluskan
Garam dan pala bubuk secukupnya

Cara Membuat:
- Didihkan air dan mentega.
- Masukkan tepung terigu, aduk hingga adonan kalis, angkat.
- Masukkan telur satu persatu sambil diaduk. Tambahkan kentang, garam, dan bubuk pala, aduk rata.
- Olesi loyang dengan mentega,lalu spuit adonan ini kecil kecil dengan spuit berlubang bulat.
- Panggang di oven yang telah dipanaskan terlebih dahulu dengan suhu 180 C hingga kuning dan kering selama kurang lebih 45 menit. Angkat dan hidangkan.

Balado Kentang Udang


Pasti ibu-ibu sudah sering ya bikin kentang dimasak dengan cabe dan udang seperti ini. Jadi ceritanya mo nyobain resep di buku. Alhamdulilah saya dapat buku lagi. Kali ini dapat buku dari Bu Cit. Hadiah dari NCC Week menu ramadhan & lebaran. Terima kasih ya Bu Cit.

Uji coba pertama saya bikin balado kentang udang, karena stok di kulkas pas ada kentang dan udang. Hmm enak.. Karena Bu Cit terima kateringan, pasti resepnya sudah teruji dong ya..

Resep diambil dari bukunya Anggraini Citra Kusuma - Paket Menu Komplit 30 Hari

Bahan:
500 ml minyak goreng
2 buah kentang, potong dadu 1 cm
300 gram udang, kuliti

Bumbu Halus:
8 siung bawang merah
3 siung bawang putih
7 buah cabai keriting
1 buah tomat
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir

Cara Membuat:
- Panaskan minyak, goreng kentang hingga matang.
- Kurangi minyak bekas menggoreng kentang hingga tersisa 2 sdm, tumis bumbu halus hingga harum.
- Masukkan udang, masak hingga berubah warna
- Tambahkan kentang, aduk rata. Masak hingga kentang empuk dan bumbu meresap. Angkat dan sajikan.