Blueberry Sagu


Edisi kue lebaran idul fitri kedelapan.

Hihihi.. masih ngupload kue lebaran ini ceritanya. Kue lebarannya belum sempat keuplod semua, keburu lebaran pula. Jadi di hari lebaran ini saya mengucapkan Happy Eid Mubarak. Maafkan salah kata dan khilaf saya ya.

Bikin kukis ini gara-gara Mba Anjas cerita klo resep blueberry sagu yang ada di dusnya cornflakes enak, jadi saya kepengen juga untuk bikin. Selama ini tepung sagu palingan cuma dibikin sagu keju. Nah.. ini cara lain menikmati kue dari sagu, yaitu dengan menambahkan cornflake dan selai blueberry.

Yang agak tricky buat saya itu ketika mau bikin bulatan dan memberikan tambahan adonan di tengahnya ternyata agak sulit. Jadi saya membentuk bulatan dari tengah lalu keluar, kemudian taburi dengan cornflakes, baru pencet bagian tengahnya dengan jari, kasi selai deh di tengahnya. Selai yang saya gunakan itu topping selai botolan yang agak cair. Jadi ketika dipanggang jadi agak melebar. Tapi tetep enak kok.

Resep diambil dari belakang kemasan Nestle Cornflakes.

Bahan:
150 gram margarin (saya campur margarin dan mentega)
100 gram gula bubuk
1 butir telur
300 gram tepung sagu
42 gram susu kental manis / krimer
1/4 sdt esens anggur (saya ga pake)
1/4 sdt vanila bubuk
50 gram cornflake, tumbuk kasar

Topping:
100 gram selai blueberry
100 gram cornflake, tumbuk kasar

Cara Membuat:
- Kocok margarin dan gula bubuk selama 2 menit hingga menjadi krim. Tambahkan telur, susu kental manis, esens anggur, vanila bubuk. Kocok rata.
- Tambahkan tepung sagu dan 50 gram cornflakes, aduk rata menggunakan spatula.
- Tuang adonan ke dalam plastik segitiga dan semprotkan adonan hingga berbentuk lingkaran di atas cornflake hingga setiap kue bersalut cornflake. Letakkan pada loyang yang sudah dilapisi kertas kue. Gunakan adonan ekstra untuk menutup lubang.
- Panggang pada suhu 150 c hingga matang.


Semprit Keju


Edisi kue lebaran idul fitri ketujuh.

Ini adalah kue semprit keju, bukan sagu keju. Kalo sagu keju kan dari tepung sagu. Nah.. yang ini dari tepung terigu. Berminat mencoba?

Oh iya, aslinya semprit keju ini cuma menggunakan spuit bulat lalu diatasnya ditabur keju. Yang saya bikin saya pake spuit bermotif. Awalnya atasnya saya kasi potongan dadu keju. Tapi karena "kurang rame" jadi saya ganti dengan chocochip.

Resep saya ambil dari Tabloid Saji Edisi 298

Bahan:
250 gram margarin (saya gunakan 125 gram margarin dan 125 gram mentega)
175 gram gula tepung
1 butir telur
1 kuning telur
325 gram tepung terigu protein rendah
25 gram maizena
25 gram susu bubuk
1/4 sdt baking powder
100 gram keju cheedar, parut halus, diangin-anginkan
100 gram keju untuk taburan (saya pakai chocochip)

Cara Membuat:
- Kocok margarin dan gula tepung 2 menit sampai lembut. Masukkan telur. Kocok.
- Masukkan tepung terigu, maizena, susu bubuk, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
- Masukkan dalam kantung plastik segitiga. Beri spuit polos di ujungnya.
- Semprot bentuk O di loyang yang dioles tipis margarin. Tabur keju.
- Oven dengan api bawah suhu 140 C selama 25 menit sampai matang.

Green Tea Biscotti


Edisi kue lebaran idul fitri keenam

Dari awal puasa udah kepengen sekali makan biscotti. Udah lama ga bikin soalnya. Jadi kepikiran mau bikin biscotti versi mini biar mirip kukis lebaran. Di rumah pun ada bubuk green tea yang udah beberapa bulan dibeli dan belum pernah dipake akhirnya saya coba-coba aja bikin green tea biscotti

Tapi kok ga seperti yang saya bayangkan ya rasa green tea-nya. Harusnya kukis ini kan warnanya hijau lumut khas green tea. Satu resep ini saya pakai 3 sdt green tea. Apa kurang banyak ya? Terus kukisnya ini harumnya malah mirip teh hijau sariwangi. Bukan seperti harum green tea yang pernah saya kenal. Hmm terlalu harum aja buat saya, dan bukan harum green tea. Apakah green tea yang saya pakai beda ya? Penasaran....

Kukis ini khas biscotti. Teksturnya keras, ada kacangnya. Tapi yang bikin saya agak kecewa itu si green tea.

Resep ini saya modifikasi dari Pistachio Biscotti - Femina. Silakan klik disini untuk melihat resep aslinya Di resep asli menggunakan kacang pistachio dan cheri. Saya hanya gunakan kacang mede dan diberi tambahan bubuk green tea.

Bahan:
200 gram gula pasir
100 gram mentega tawar
3 butir telur ayam
1 sdt ekstrak vanila
200 gram kacang mede, iris tipis

Bahan kering, ayak:
400 gram tepung terigu serbaguna + 3 sdt bubuk green tea, aduk rata
1 sdt baking powder
½ sdt garam

Cara Membuat:
- Kocok gula dan mentega menggunakan mikser berkecepatan sedang hingga pucat dan mengembang.
- Tambahkan telur secara bertahap, sambil terus dikocok hingga rata. Masukkan vanila, kocok aduk rata.
- Masukkan bahan kering, dan kacang mede secara bertahap sambil diaduk lipat menggunakan spatula karet.
- Giling adonan dengan rolling dan cetak dengan cutter. Susun di loyang kue kering yang telah diolesi mentega.
- Panggang dalam oven panas bersuhu 180° C hingga matang dan keemasan (± 25 menit). Keluarkan dan dinginkan.
- Simpan dalam wadah bertutup rapat.

Bacan Grip


Edisi kue lebaran idul fitri kelima

Pernah dengar kue bacan grip? Saya sering makan kukis ini tapi saya baru tahu namanya. Saya biasanya bilang kue abon atau kukis abon. Kue ini sangat familiar di Pontianak. Cetakannya cukup laris setiap tahunnya. Aslinya cetakannya itu dari stainless terus di tengahnya ada kayunya. Nah, kayunya itu yang untuk ngebolongin si kukis supaya bisa diisi abon. Kali ini saya bikin versi cetakan modern pake cetakan oval yang dari Malaysia kode 172. Ciri khas dari kue ini adalah bentuknya wajik, ada tengahnya yang diisi abon, dan disilang dengan potongan keju. Buat yang pernah lebaran di pontianak, pasti familiar dengan kukis ini.

Buat saya, abon di cookies ini kurang nendang. Kurang terasa gitu. Lebih dominan rasa kukernya. Tapi cukuplah buat mengobati kangennya saya.


Resep saya dapat dari Mba Desy Pujiantuty. Ceritanya, tahun lalu saya bikin kukis gulung abon. Sebenarnya pengen bikin kukis dengan gaya wajik ini. Tapi ga ketemu resepnya. Mba Desy yang akhirnya memberikan resep bacan grip yang beliau dapat dari temannya. Terima kasih ya Mba Desy dan Teman. Semoga sharingnya barokah.

Bahan:
100 gram margarin
100 gram mentega
50 gram gula halus
1 kuning telur
1 sdt emplex (saya ga pake)
Terigu secukupnya (saya gunakan 300 gram)
Abon secukupnya (untuk 2 resep, saya beli 100 gram abon masih ada sisanya)
Keju secukupnya, potong korek api

Cara Membuat:
- Kocok margarin, mentega, gula halus, dan telur dengan kecepatan rendah hingga tercampur rata kurang lebih 2 menit.
- Tambahkan terigu, aduk hingga tercampur rata.
- Giling adonan, cetak dengan cutter, tata di loyang, oles dengan kuning telur, beri isian abon, beri keju yang dilintangkan.
- Panggang hingga matang.

Kastengel Cornflake


Edisi kue lebaran idul fitri keempat.

Ini sebenarnya adalah kastengel biasa yang atasnya bukan ditaburi keju tapi ditaburi cornflake. Jadi ada sensasi kriuk ketika kita memakannya. Salah satu variasi menikmati kastengel.

Resep saya ambil dari tabloid saji edisi 298

Bahan:
200 gram margarin
1/4 sdt garam
1 kuning telur
15 gram putih telur
225 gram tepung terigu protein rendah
200 gram keju cheddar, diparut, dianginkan.

Bahan Olesan:
3 kuning telur (saya pakai 2 kuning telur)
1/2 sdt susu cair

Bahan Taburan:
30 gram cornflake, dicincang agak kasar (saya patahkan dengan tangan)

Cara Membuat:
- Kocok margarin dan garam 2 menit. Masukkan telur. Kocok rata.
- Tambahkan tepung terigu sambil diayak dan diaduk rata. Masukan keju. Aduk rata.
- Giling adonan. Potong-potong.
- Oleskan bahan olesan. Taburkan cornflake. Oven dengan api bawah suhu 130 C 45 menit sampai matang.


Nastart Gulung Durian


Edisi kue lebaran idul fitri ketiga

Yuhuu ikutan demam nastart durian. Sebenarnya namanya bukan nastart durian kali ya. Harusnya durtart, kan ga ada nenasnya. Jadi kalau dibuat seperti yang saya buat itu namanya ya durtart gulung.

Karena mau praktis, saya bikin ga pakai selai durian tapi pakai lempok durian. Lempok durian merupakan camilan yang sangat mudah didapatkan di Pontianak. Jadi lempok duriannya saya potong kecil-kecil dan dipadatkan selebar gulungannya. Karena pake lempok durian, jadi ketika dipanggang, lempoknya menjadi agak kering. Nah.. kalau mau bikin versi asli selai durian tapi males bikin selainya bisa pesen dengan Mba Dian M Balqis.

Awalnya saya mau bikin versi bulat-bulat aja seperti nastart durian pada umumnya. Tapi karena liat Mba Ina Moulina Fajrin Isra bikin nastart gulung, saya jadi tertantang mau bikin juga. Karena ini pengalaman pertama saya bikin nastart gulung, alhamdulilah saya bisa dan ternyata ga sesulit yang saya bayangkan. Karena Mba Ina sudah terbiasa bikin nastart gulung, jadi ngegulung pake tangan pun tetep cuantek. Karena saya pemula, kalau langsung pake tangan, motif garisnya sering jelek. Jadi saya gunakan bantuan plastik es batu untuk ngegulung. Tutorial ngegulung nastart ala Mba Ina bisa dilihat disini. Untuk kali ini saya bikin pake motif roll tart yang 216.

Resep kulit nastart pake resepnya NCC Indonesia. Silakan klik disini untuk melihat resep kulit. Kata Mba Ina supaya ketika digulung ga pecah dikurangi takaran tepungnya. Tetapi karena saya gunakan terigu protein rendah, ketika dikurangi malah terlalu lembek. Jadi saya ikuti resep untuk takarannya. Saya bikin 3/4 resep kulit untuk 500 gram lempok durian. Masih ada sisa sedikit untuk kulitnya.

Yang sulit itu sebenarnya menyemir si nastart. Karena saya pakai kuas silikon, kalau mau ngekuasnya dengan rapi malah merusak motif nastartnya. Jadi saya asal aja ketika menyemir. Harap dimaklumi ya...

Kesimpulannya, saya puas dengan hasilnya. Kulit nastartnya langsung lumer di mulut. Berpadu padan dengan lempok durian. Hmm... benar-benar lezatos.

M&M's Cookies


Edisi kue lebaran idul fitri kedua.

Kali ini nyobain bikin cookies pake cokelat M&M's. Kalau dilihat dari beberapa resep yang beredar termasuk resepnya Joy of baking pun cookies ini harusnya bertipe chewy. Karena ini buat lebaran, dan kebanyakan tamu kurang bisa menerima cookies yang chewy, jadi saya ganti base cookiesnya. Base cookiesnya bisa pake adonan cookies apa aja. Jadi kalau ibu-ibu mau pake resep kukis andalannya masing-masing boleh saja.

Yang khas dari cookies M&M's adalah print m khas cokelat M&M's itu. Print m itu harus diletakkan di bagian atas cookies. Jangan khawatir kalau coklat akan luntur. Cokelat M&M's tidak akan luntur ketika dipanggang. Palingan cuma retak aja cokelatnya.

Resep dasarnya saya pake dari kue imperial choco color bukunya Sisca Susanto - Seri Usaha Boga: Kue Kering Modern

Bahan A:
125 gram mentega
50 gram margarine
1/2 sdt garam
1 sdt emplex (saya ga pake)
125 gram gula bubuk
1/4 sdt vanili bubuk

Bahan B:
1 butir telur
100 gram white cooking chocolate, lelehkan.

Bahan C:
1 sdt baking powder
300 gram tepung terigu protein sedang
25 gram susu bubuk
25 gram tepung maizena

Bahan D:
Cokelat M&M's secukupnya (untuk 1 resep saya gunakan kurang lebih 4 bungkus cokelat M&M's kemasan kecil)

Cara Membuat:
- Kocok bahan A sampai mengembang,
- Masukan bahan B, kocok lg sampai rata.
- Beri bahan C, aduk rata dengan spatula. Adonan akan sedikit lembek, tapi masih bisa dicetak.
- Giling adonan hingga ketebalan yang diinginkan, simpan adonan yang sudah dicetak di atas loyang yang sudah dialasi kertas roti. Beri cokelat M&M's dengan tulisan m diatasnya. Tekan pelan hingga menempel ke adonan.
- Panggang dengan temperatur 140 C hingga matang.
- Angkat, dinginkan, simpan dalam toples.

Cheese Ball


Edisi kue lebaran idul fitri yang pertama.

Asyik.. tahun ini ikutan demam cheese ball. Sebenarnya cheese ball ini sama dengan kastengel. Bahkan jika mau menggunakan resep kastengel andalan pun bisa, tinggal dibentuk bulat aja dan namanya pun menjadi cheese ball.

Ketika ncc ada keluarin resep cheese ball, untuk lebaran kali ini saya bikin juga. Tekstur cheese ball ini ngeprul. Langsung lumer ketika ada di dalam mulut. Ngeju sekali. Buat para cheese lovers, recomended deh.

Yang agak tricky itu ketika memanggang. Karena adonannya agak besar jadi ketika memanggang, awalnya saya kira sudah matang karena bagian bawah kue sudah coklat keemasan. Ketika dikeluarin dari oven, taruh di cooling rack, trus dites, eh rupanya belum mateng. Akhirnya susun lagi di loyang dan saya panggang ulang sampai benar-benar matang.

Resep saya ambil dari ncc indonesia.

Bahan:
400 gram margarin (saya gunakan 100 gram margarin + 300 gram mentega)
2 butir kuning telur
150 gram keju edam, parut
150 gram keju cheddar, parut
350 gram tepung terigu
50 gram susu bubuk
100 gram biscuit keju, haluskan, ayak (saya gunakan saltcheese dari roma)
250 gram biscuit keju, haluskan, untuk memanir (saya gunakan saltcheese dari roma)

Cara membuatnya:
- Kocok margarin dan kuning telur selama 5 menit, matikan mikser.
- Masukkan keju edam dan keju cheddar, aduk rata. Masukkan tepung terigu, susu bubuk, dan 100 gr biscuit halus, aduk rata.
- Timbang adonan masing-masing 8 gr, bulatkan. Gulingkan pada biscuit halus. Letakkan pada loyang kue kering. Lakukan pada semua adonan.
- Panggang dalam oven selama 30 menit, pada suhu 160’C, atau hingga matang.
- Angkat, dinginkan, susun dalam toples.

Pisang Pelangi


Ini kedua kali saya bikin pisang pelangi. Pisang pelangi pertama yang saya bikin itu versi hijau dan merah. Nah, kali ini nyobain versi biru dan ungu. Ternyata ketika dipakein warna biru dan ungu jadi agak butek ya warnanya. Walau nuangin adonan warnanya udah jauh lebih baik dari yang pertama tapi yang ini kurang cantik aja liatnya.

Saya itu lumayan sering bikin kue lumpur. Ngerjainnya bisa disambil ngerjain yang lain soalnya. Pas ada sisa pisang berangan yang sudah menghitam, daripada kebuang, saya jadikan pisang pelangi. Namanya aja yang gaya. Padahal ini adalah kue lumpur pisang. Kue lumpur yang dikasi pisang.

Resep masih sama dengan resep pisang pelangi yang pernah saya coba sebelumnya. Saya tulis ulang ya. Resep saya dapat dari Menu Favorit Si Kecil - Teh Celup Sosro di Tabloid Bintang Edisi 681. Satu resep bisa dapat 20 buah lumpur berukuran 7 cm

Bahan:
2 putih telur
4 kuning telur
150 gram gula pasir
150 gram kentang, kukus, haluskan
2 buah pisang ambon, haluskan (saya pakai pisang berangan)
150 gram tepung terigu
75 gram margarin cair
1/2 sdt vanila
1/2 sdt garam
200 ml air panas diseduh dengan 3 kantung teh hitam
200 ml santan kental
Pewarna makanan secukupnya

Cara Membuat:
- Kocok putih telur, kuning telur dan gula pasir hingga mengembang dan kental.
- Masukkan kentang, pisang ambon, terigu, margarin cair, vanili, dan garam. Aduk rata, tuangi air teh dan santan, aduk kembali hingga rata. (semua saya kocok sebentar dengan kecepatan rendah)
- Bagi adonan menjadi 3 bagian, beri pewarna makanan biru dan ungu pada dua bagian.
- Cetak dalam cetakan kue lumpur hingga matang. Angkat dan sajikan.

Cookies Empat Warna


Gaya ya namanya cookies empat warna. Hihihi... saya cuma kepengen menantang diri aja bikin cookies ala-ala papan catur. Tapi ini versi sederhananya. Kalau papan catur kan motifnya 4x4. Kalau yang saya buat ini hanya 2x2 aja. Ternyata saya bisa. Sesuatu rasanyaaa.

Oh ya, kenapa dinamakan cookies empat warna?Karena saya belum dapat nama lain untuk kukis ini. Jadi boleh dong ya dikasi nama suka-suka saya.

Cookies ini saya modifikasi dari watermelon cookiesnya ncc. Silakan klik disini untuk melihat versi aslinya. Kelemahan dari pembuatan cookies ini adalah karena cookies ini dipotong panjang baru dilekatkan antara yang satu dengan yang lain, itu membuat kukis mudah patah ketika disatukan. Tapi bisa diakalin kok, pencet aja bagian yang patah tadi hingga tersambung lagi. *ajaran sesat ala saya*

Oh ya ketika memanggang pun harus waspada ya. Kukis ini jadi kurang cantik warnanya jika overbake. Pas saya bikin ini ada satu loyang yang overbake. Overbakenya itu di bagian bawah cookies sudah agak coklat muda. Belum gosong sih, tapi itu membuat warnanya jadi kurang cantik. Jadi kalau yang mau bikin, pastikan bagian bawah kue berwarna kuning keemasan supaya hasilnya bagus.

Bahan A:
200 gram mentega
130 gram gula bubuk
1 sachet susu kental manis
1 sdt vanilla pasta
2 butir kuning telur
1 butir putih telur

Bahan B
350 gram tepung terigu
40 gram tepung maizena
40 gram susu bubuk fullcream

Pewarna makanan secukupnya

Cara membuat:
- Kocok bahan A hingga lembut dan rata, lalu tambahkan bahan B, aduk rata menggunakan spatula hingga tercampur rata.
- Bagi adonan menjadi empat bagian, beri pewarna, aduk rata hingga semua warna tercampur rata.
- Giling adonan setebal 5 mm, potong memanjang (jika memungkinkan, gunakan pegukur sehingga semua potongan sama besarnya), lakukan hingga semua adonan habis.
- Susun adonan membentuk kotak. Olesi tiap bagian yang akan menempel dengan putih telur. Lakukan hingga adonan habis.
- Simpan adonan di dalam kulkas selama 20 menit hingga adonan mengeras.
- Potong-potong setebal 5 mm. Oven hingga matang, lebih kurang 20 menit dengan suhu 130 C.

Almond Crispy Cheese


Gaya ya namanya almond crispy cheese. Maap ya sodara-sodara, ini bukan almond crispy cheese yang terkenal itu. Ini adalah almond crispy cheese abal-abal ala saya. Ini juga bukan edisi kue lebaran atau sample kue. Kue ini saya buatkan khusus untuk kerabat saya yang datang dari Brunai Darussalam. Kue ini sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang kesana.

Jadi si almond crispy cheese abal-abal ini saya bikin dari adonan lidah kucing ncc terus dikasi almond slice dan atasnya ditaburi keju. Nyetaknya pun saya gunakan loyang lidah kucing yang bulat. Karena ada almond slicenya, jadi ga bisa dipakein piping bag. Jadi satu lubang saya masukkan 1/2 sdt adonan. Ternyata ga mau melebar ya ketika dipanggang. Mungkin karena penuh dengan irisan almond makanya adonannya tetap ngumpul di tengah. Tapi percayalah sodara-sodara, kue kering ini benar-benar lezatos.

Resep dasarnya saya modifikasi dari lidah kucing keju ncc.

Bahan :
250 gram mentega
75 cc putih telur
100 gram gula halus
200 gram irisan almond
225 gram tepung terigu
60 gram maizena
50 gr keju parut untuk taburan

Cara Membuat:
- Kocok mentega dan gula hingga mengembang.
- Masukkan putih telur, teruskan mengocok hingga rata.
- Masukkan tepung terigu, maizena, kocok perlahan selama 1 menit hingga rata.
- Masukkan irisan almond, aduk rata.
- Poles loyang dengan mentega, tuang adonan, taburi bagian atasnya dengan keju parut.
- Panggang dengan suhu 150 derajat celcius selama 20 menit atau hingga matang.

Chicken Pilau


Chicken Pilau itu adalah salah satu makanan India yang sangat terkenal. Sekilas mirip dengan nasi ayam hainan ya. Saya pertama kali mencicipi chicken pilau itu ketika saya tinggal di daerah Jarwal, kebetulan di samping hotel kami ada yang menjual masakan ini. Jadi lumayan sering makan chicken pilau ketika disana. Tapi dulu itu saya ga tahu namanya chicken pilau.

Alhamdulilah serumah suka dengan chicken pilau ini. Laris manis. Yang pastinya agak efisien bagi saya. Jadi ga perlu masak lauk dan sayur lagi, hihihi. Emak emak malas ya. Yang agak disayangkan sepertinya saya mengukus nasinya kelamaan soalnya buncisnya jadi kelihatan ga segar lagi. Kalo ga lama ga mateng kan nasinya. Jadi kalau mau ngakalin supaya buncis terlihat cantik, 5 menit sebelum nasi mau selesai dikukus baru masukan buncis, aduk rata hinga semua buncis tercampur rata.


Resep diambil dari Tabloid Bintang Edisi 692. Resep di bawah ini full satu resep. Saya bikin 1/2 resep aja jadinya banyak. Cukup buat makan 2 kali kami sekeluarga. Karena saya ga suka bawang merah mentah, jadi untuk pelengkapnya saya ga pake.

Bahan:
60 ml minyak goreng
1 kg dada ayam, potong-potong berbentuk dadu 1 cm (sebelumnya saya rebus dulu ayamnya dengan daun salam biar mudah dipotong dan tidak bau amis)
3 siung bawang putih, cincang halus
1 sdt jahe, cincang
1 sdt jinten
300 gram beras
2 buah kapulaga
2 buah cengkeh
750 ml air panas
100 gram baby buncis, iris serong
2 buah cabai merah, buang biji dan iris halus
1 sdt garam masala (saya gunakan garam biasa)

Pelengkap:
2 buah tomat, cincang kasar
6 butir bawang merah, cincang kasar

Cara Membuat:
- Panaskan minyak, tumis dada ayam hingga berubah warna dan kecoklatan. Masukkan bawang putih, jahe, dan jinten, masak selama 3 menit hingga layu. Masukkan beras, kapulaga dan cengkeh, aduk rata dan masak selama 2 menit. Tuang air panas, masak hingga airnya kering, masukkan baby buncis, cabai merah, dan garam masala, aduk hingga rata. Kukus selama 20 menit atau hingga matang, Angkat.
- Sajikan selagi hangat dengan pelengkap cincangan tomat dan bawang merah.

Rainbow Triangle


Ini kukis bukan untuk lebaran dan bukan untuk sample kue. Saya ga terima pesanan kue soalnya. Bikin kue lebaran untuk rumah sendiri aja susyeh bagi waktunya. Apalagi mau terima pesanan. Kalau kue untuk lebaran itu saya bikin biasanya di atas jam 9 malam sampe selesai. Nah selesainya entah kapan ya tergantung tingkat kerumitan kukisnya. Pagi sampe sore ya pasti di toko. Untung aja kampus kalo ramadhan selalu libur. Jadi saya agak lebih terbantu. Bikin kue pun biasanya H-14 baru mulai. Biasanya bikin sekitar 5-7 toples. Sehari bikin cuma untuk satu toples. Bayangkan kalau saya pun harus kerjain pesanan.

Balik lagi cerita si kukis rainbow triangle ini, kukis ini saya ikutkan untuk kompetisi mash up Blueband Cake and Cookies. Akhirnya kesampaian juga rasa penasaran terhadap kukis rainbow. Sekedar pengen uji coba ternyata saya juga bisa bikin kukis ala rainbow. Sengaja dibentuk segitiga biar beda dengan yang lain. Bikinnya mudah kok. Semua warna dicetak dengan cutter kotak. Tumpuk warna ungu, biru, hijau, kuning, oren, dan merah. Jangan lupa tiap lapisan diolesi putih telur, terus dimasukkan ke kulkas selama 30 menit baru dibelah empat.

Soal resep saya ga tahu boleh share atau engga. Tapi demi amannya, saya belum share resepnya. Kalau nanti ga menang, insya allah saya share resepnya disini. Tunggu ya...

Ayam Madu (LBT#33)


Ini pertama kalinya saya mencoba membuat yang namanya ayam madu. Ayam madu? Ya, ini adalah ayam yang diberi tambahan madu. Buat saya, rasa maupun aroma madu udah kelindes sama rasa ayam. Tapi boleh lah dicoba sebagai tambahan variasi olahan ayam.

Aslinya ayam ini didiamkan selama 2 jam supaya bumbu meresap. Karena saya mau praktis, ayam dan bumbunya saya taruh dalam wadah plastik bertutup kemudian saya simpen dalam lemari es pada malam hari, dan paginya baru saya keluarkan, pindahkan ke wadah tahan panas, kukus, baru dipanggang di dalam oven.


Resep diambil dari bukunya Saji dan Bango - Mudah Memasak Kuliner Nusantara

Bahan:
1 ekor (800 gram) ayam kampung, potong 8 bagian (saya gunakan 800 gram paha ayam)
1/2 sdt gula merah, sisir halus
2 sdt garam
3 sdm madu
2 sdm kecap manis

Bumbu Halus:
10 butir bawang merah
4 siung bawang putih
3 buah bunga pala atau 1/2 butir biji pala
1 sdt ketumbar, sangrai
1/4 sdt merica, sangrai (saya gunakan merica bubuk)

Cara Membuat:
- Aduk rata bumbu halus, gula merah, garam, madu, dan kecap manis.
- Rendam ayam di dalam campuran bumbu selama 2 jam. Tusuk-tusuk ayam.
- Letakkan ayam dalam pinggan tahan panas.
- Kukus selama 1 jam sampai matang.
- Oven atau panggang ayam selama 30 menit sampai kecoklatan sambil dioles sisa bumbu.

Loyang Kue Kering Press


Loyang kue kering tanpa sambungan
Ukuran 30 cm Rp.27.000,-
Ukuran 27 cm Rp.25.000,-