Double Chocolate Cookies


Mari kita membuat cookies lagi bersama kakak bayi tembem Kirana. Dia paling seneng kalau diajakin bikin sesuatu. Entah itu cake atau cookies. Cookies kali ini Kirana bantu masukin bahan-bahan dan mbuletin cookiesnya. Tapi ya gitu deh. Bulatannya ga beraturan gitu. Sengaja saya kasi satu loyang khusus buat Kirana biar kue hasil karyanya nanti dipanggang juga. Pas Ayah pulang dari toko langsung ditunjukin ke ayah kue buatannya. Masya Allah, bangga sekali dia dengan hasil kue buatannya. Takjub saya lihatnya.

Sebenarnya saya itu kepengen bikin cookies yang pake chocohips untuk memberdayakan chocochips yang mengganggur.. Tapi kebanyakan resep yang pernah saya tahu, bertipe lembek sehingga harus menggunakan scoop untuk ditaruh di loyang. Nah.. saya ga suka dengan tipe seperti itu. Saya kepengen bikin yang adonannya bisa dipulung karena pengen dimotifin kotak di atasnya, jadi saya pake resep andalan saya yang oke terus dikasi chocochips di dalam adonan.

Namanya saya ganti jadi double chocochips karena menggunakan cokelat masak dan chocochips. Dipulung dengan berat @10 gram terus ditekan dengan peniris mie dari oxone yang berbentuk jaring kotak. Suka deh. Jadi nambah camilan Kirana di rumah.

Resep saya modifikasi dari kue "imperial choco color" Sisca Susanto - Seri Usaha Boga: Kue Kering Modern

Bahan A:
125 gram mentega
50 gram margarine
1/2 sdt garam
1 sdt emplex (saya ga pake)
125 gram gula bubuk (saya pake 75 gram)
1/4 sdt vanili bubuk

Bahan B:
1 butir telur
100 gram dark cooking chocolate, lelehkan.

Bahan C:
1 sdt baking powder
300 gram tepung terigu protein sedang
25 gram susu bubuk
25 gram tepung maizena

Bahan D:
100 gram chocochips

Cara Membuat:
- Kocok bahan A sampai mengembang,
- Masukan bahan B, kocok lg sampai rata.
- Beri bahan C, aduk rata dengan spatula.
- Tambahkan bahan D, aduk rata dengan spatula.
- Pulung adonan berbentuk kelereng. Tekan dengan garpu atau apapun yang bisa menghasilkan motif.
- Panggang dengan temperatur 140 C hingga matang.
- Angkat, dinginkan, simpan dalam toples.

2 komentar:

  1. Balasan
    1. Terima kasih kembali Mba Diah. Terima kasih sudah mampir ya...

      Hapus