Semprit Dahlia


Kue kering itu bener-bener nikmat jika dinikmati ketika bukan hari raya. Tiap gigitan akan berasa sekali nikmatnya. Jika hari raya, kue kering seenak apapun akan terasa biasa karena hampir semua rumah juga menyajikan kue kering. Oleh karena itulah tadi pagi saya coba-coba membuat kue kering. Kue kering yang saya pilih untuk buat kali ini adalah semprit dahlia atau semprit jadul. Kalo di pontianak, kami bilang dengan semprit melati. Dulu waktu saya masih kecil, jika hari raya, semprit dahlia ini selalu disuguhi di rumah-rumah yang saya datangi. Sekarang semprit dahlia sudah tergeser oleh sagu keju, hanya sedikit rumah-rumah yang masih mau menyuguhi semprit dahlia buat para tamunya.

Aslinya semprit dahlia ini menggunakan selai stoberi di tengahnya. Tapi karena saya mau buat semprit dahlianya berasa jadulnya, maka saya menggunakan adonan dasar semprit diberi pewarna merah, dibulat-bulatkan dan ditempel di tengahnya. Seingat saya, dulu semprit yang saya makan memang seperti itu bentuknya. Tadi setelah saya makan pun, rasanya memang seperti yang dulu pernah saya makan.


Saya menggunakan resepnya Ibu Fatmah Bahalwan yang beliau posting di facebooknya.

Bahan:
300 gram margarin
75 gram butter
250 gram gula halus
3 butir kuning telur
500 gram tepung terigu
1 sdm tepung maizena
1 sdm susu bubuk
200 gr selai strawberry (saya ga pake)

Cara Membuat:
- Kocok gula dan telur sampai pucat, tambakan margarin dan butter kocok lagi sampai pucat. Matikan mikser. Masukkan terigu, maizena dan susu bubuk, aduk rata.
- Masukkan adonan kedalam plastik segitiga. Pasang spuit no. 1B. Sempritkan pada loyang kue kering yang sudah dipoles mentega.
- Semprotkan sedikit selai dibagian tengah hingga menyerupai bunga.
- Panggang dalam oven suhu 160'C, selama kurleb 30 menit atau hingga matang.

Catatan:
- Kantong plastik segitiganya didobel ya. Kantong pertama untuk diisi adonan, potong ujungnya. Kantong kedua untuk diisi spuit, masukan spuit, potong ujungnya. Nah.. kantong segitiga yang isinya adonan dimasukan ke dalam kantong segitiga yang isinya spuit.
- Loyang tidak saya olesi dengan mentega tapi saya lapisi dengan kertas roti. Biar ga repot nyucinya. *pemalas*
- Di resep menggunakan spuit wilton, kalau saya menggunakan spuit melati biasa yang berbahan plastik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar