Beef Cheese Stick Cookies


Kue kelima untuk kue lebaran. Walaupun kukisnya akan dimakan sebelum lebaran dan setelah mudik, saya masih semangat membuatnya.

Yang kali ini saya bikin adalah kukis asin dengan tambahan dendeng sapi. Pernah coba? Unik sih. Walau rasa dendengnya ga terlalu terasa. Dendeng sapi saya panggang dalam oven selama 5 menit tiap sisinya. Baru saya haluskan dengan chopper. Tapi dengan chopper ga bisa benar-benar halus. Masih ada potongan-potongan dendeng yang berukuran agak besar. Tak apalah, tetap saya masukkan ke dalam adonan.

Oh ya, cookies dengan tambahan basah seperti dendeng ini biasanya ga bisa disimpan lama. Maksimal tujuh hari. Kukis rentan jamuran walaupun proses memanggang sudah dilakukan dengan baik.

Yang bikin unik adalah kukis ini menggunakan tepung terigu protein tinggi dan sedang dengan perbandingan 1:1. Jadi tekstur kukis memang agak keras. Bukan tipikal kukis yang renyah dan lumer.

Kukis ini harusnya dipotong-potong. Tapi saya gunakan cutter persegi panjang karena saya ga pandai memotong kukis menggunakan pisau. Dendeng yang saling lengket ketika dicetak, saya potong dengan pisau.

Resep diambil dari bukunya Ny Liem - Stick Cookies

Bahan A:
250 gram tepung terigu protein tinggi
250 gram tepung terigu protein sedang
50 gram tepung maizena
1 sdt baking powder (saya ga pake)
100 gram dendeng sapi, panggang dan blender
50 gram keju parmesan (saya pakai cheddar)
50 gram keju edam, parut halus
75 gram mentega
75 gram margarin

Bahan B: *aduk hingga rata*
2 sdt kaldu bubuk
1 sdt vetsin (saya ga pake)
1 sdt garam
1 sdt merica
225 gram telur (4 butir ukuran sedang)

Cara Membuat:
- Kocok bahan A hingga setengah mengembang. (saya gunakan kecepatan 1 kocok sekitar 5 menit)
- Beri bahan B, kocok kembali sampai rata.
- Kemudian adonan digiling. Potong seukuran 0.5 cm × 7 cm. Angkat lalu susun di loyang yang telah dipoles margarin.
- Panggang dengan suhu 150 C selama kurleb 20 menit. Lalu turunkan suhu oven menjadi 100 C, panggang kembali selama kurleb 20 menit.

1 komentar:

  1. loh bisa ya digituin? nanti kaya castengel gitu ya jadinya?

    BalasHapus